
Bek Persebaya, Slavko Damjanovic, saat mengikuti sesi latihan. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya memang masih berkutat dengan masalah di lini depan yaitu produktivitas gol. Dalam dua laga awal Liga 1 musim ini, Green Force hanya mencetak satu gol, itu pun dari titik penalti.
Meski demikian, dua laga awal dilalui Persebaya dengan selalu clean sheet alias tak kemasukan gol. Ini bisa menjadi pertanda bahwa barisan belakang tim asuhan Paul Munster mulai menunjukkan perbaikan.
Salah satu pilar andalan baru barisan belakang Persebaya saat ini adalah Slavko Damjanovic. Dalam dua pertandingan awal, ia berperan besar membawa Green Force selalu clean sheet.
Damjanovic mengaku senang dan mudah beradaptasi bersama Persebaya karena persepakbolaan Indonesia menerapkan sepak bola terbuka, hal yang pernah ia rasakan saat bermain di kompetisi Liga India.
”Saya senang main di Persebaya. Seperti halnya sepak bola di Asia termasuk India, gaya permainan di Indonesia cepat, teknikal, dan open football,” kata Damjanovic seperti dikutip dari laman Persebaya.
Terkait keberhasilan Persebaya mencetak clean sheet di dua laga awal, menurutnya adalah buah kerja keras seluruh pemain. ”Kami semua selalu berjuang dengan sangat keras pada setiap pertandingan,” katanya.
Hal tersebut juga akan ia terapkan bersama para pemain lainnya saat menjamu Barito Putera, Jumat (23/8) mendatang. Perjuangan yang keras bersama rekan-rekan setim menurutnya bisa memberikan hasil positif bagi Persebaya.
Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) diharapkan bisa memberikan suntikan semangat tersendiri bagi Slavko Damjanovic. Terlebih jika dipenuhi para Bonek dengan diiringi yel-yel dukungan kepada Persebaya.
”Suporter adalah pemain ke-12 kami. Ayo penuhi stadion, kami lebih termotivasi jika stadion penuh, untuk meraih kemenangan dan berbahagia bersama mereka di GBT,” ajak Damjanovic.
Bicara target, Slavko Damjanovic bertekad membawa Green Force bersaing di jajaran papan atas Liga 1 musim ini. Hal ini karena materi yang dimiliki Paul Munster juga memenuhi syarat untuk bersaing meraih gelar. ”Lebih dari itu, kami semua ingin meraih trofi. Itu ada dalam kepala kami semua, sehingga kami terus kerja keras dan mem-push diri sendiri untuk memberikan yang terbaik,” lanjutnya.
Tentang tandemnya di posisi centre back, Kadek Raditya Maheswara, Slavko Damjanovic menilai pemain asal Bali itu adalah pemain yang bertalenta. Menurutnya, Kadek Raditya masih muda dan akan terus menunjukkan perkembangan.
”Saya senang bermain bersamanya di jantung pertahanan. Chemistry juga sudah baik,” pungkas Slavko Damjanovic.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
