
Para pemain Malut United melakukan latihan jelang menghadapi Persebaya. (Liga Indonesia Baru)
JawaPos.com - Malut United digadang-gadang menjadi tim promosi Liga 1 terbaik musim ini. Hal itu tidak lepas dari kesuksesan mereka menahan imbang finalis Liga 1 musim lalu, Madura United 1-1.
Hebatnya lagi, hasil itu diraih di kandang Madura United dan dalam kondisi sepuluh pemain setelah salah satu bek tengahnya, Cassio Scheid diganjar kartu merah.
Performa apik Malut United tersebut tentu akan menjadi ujian tersendiri bagi Persebaya, apalagi dalam laga Jumat sore nanti (16/8), tim berjuluk Naga Gamalama itu akan bermain bertindak sebagai tuan rumah. Jika dilihat dari materi pemain, Malut United memang memiliki sejumlah pemain yang mumpuni untuk bersaing di kancah Liga 1 musim ini.
Menengok materi yang ada di barisan pertahanan, tim asuhan Imran Nahumarury ini memiliki sejumlah pemain yang pernah membela timnas Indonesia, antara lain bek tengah Wahyu Prasetyo, bek kanan Fredyan Wahyu, serta bek kiri Yance Sayuri yang hingga kini masih menjadi andalan timnas senior.
Tidak hanya itu, Malut juga mendatangkan bek tengah Safrudin Tahar yang sudah malang melintang di sejumlah klub kondang Liga 1 seperti PSIS Semarang, Borneo FC, serta PSM Makassar. Lalu ada juga bek tengah asal Brasil, Cassio Scheid. Sayang, tidak bisa bermain dalam pertandingan sore nanti karena ia mendapat larangan bertanding akibat kartu merah saat menghadapi Madura United.
Posisi tengah juga diisi dengan sejumlah pemain bertalenta, antara lain gelandang bertahan yang pernah membela timnas Indonesia sekaligus kapten tim saat ini, Manahati Lestusen. Ia didukung gelandang bertahan berpengalaman asal Armenia, Wbeymar Angulo.
Lalu di posisi gelandang serang, Naga Gamalama akan diperkuat pemain lokal berbakat Pramoedya Putra atau pemain asal Jepang, Tatsuro Nagamatsu yang telah menyumbang satu gol bagi timnya ketika menahan imbang Madura United.
Jangan lupakan pula Adriano Castanheira yang pernah malang melintang di liga negara asalnya, Portugal, dan pemain sayap andalan timnas Indonesia, Yakob Sayuri. Lima motor serangan di posisi second line tersebut sejauh ini sukses membuat lapangan tengah Malut United solid.
Tidak hanya itu, posisi tengah tim asal Maluku Utara ini juga masih memiliki mantan pemain Persebaya, Alwi Slamat, mantan penggawa Timnas Indonesia Ilham Armaiyn, serta Jorge Correa, pemain asal Argentina yang pernah memperkuat salah satu tim kondang di negaranya, Velez Sarsfield.
Sedangkan di barisan penyerang, mereka memiliki striker yang pernah membela timnas Amerika Serikat U-20 dan juga mantan pemain PSM Makassar, Victor Mansaray, dan penyerang asal Paraguay, Diego Martinez.
Dengan komposisi skuad tersebut, performa Malut United memang diprediksi mampu bersaing di Liga 1 musim ini. Meskipun begitu, pelatih Persebaya, Paul Munster mengaku siap menghadapinya. Apalagi ia juga sudah mempelajari gaya permainan calon lawannya tersebut.
”Kami telah mempelajari bagaimana permainan Malut, namun kami akan lebih fokus pada bagaimana permainan sendiri,” kata Munster seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
