Ardi Idrus tunjukkan pengalamannya sebagai bek sayap terbaik di Liga 1 Indonesia bersama Persebaya Surabaya ketika menghadapi PSS Sleman. (Instagram: @officialpersebaya)
JawaPos.com — Laga pembuka Liga 1 Indonesia 2024/25 antara Persebaya Surabaya dan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi sorotan publik sepak bola tanah air. Pertandingan yang berlangsung pada 11 Agustus 2024 tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Persebaya. Tiga poin di laga perdana ini tentunya menjadi modal penting bagi tim asuhan Paul Munster untuk melangkah lebih jauh di kompetisi musim ini. Namun, lebih dari sekadar hasil akhir, ada sejumlah fakta menarik terkait performa individu para pemain Persebaya, terutama dalam hal rating yang mereka dapatkan.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya terhadap kinerja anak asuhnya. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Paul Munster mengapresiasi perjuangan para pemain yang tampil dengan intensitas tinggi selama lebih dari 100 menit. Menurutnya, kemenangan dan clean sheet di laga pertama adalah awal yang baik untuk mengarungi musim kompetisi yang panjang.
"Pemain bermain dengan intensitas tinggi sepanjang 100 menit lebih pertandingan. Luar biasa, kalian layak meraih kemenangan ini," kata Munster dengan penuh semangat. Meski demikian, pelatih asal Irlandia Utara ini juga menekankan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Di babak pertama, meski menguasai jalannya pertandingan, Persebaya gagal mencetak gol dan harus menunggu hingga menit ke-82 untuk memastikan kemenangan lewat tendangan penalti Bruno Moreira.
Penampilan Bruno Moreira pada laga ini memang pantas diacungi jempol. Dengan rating 7.7, gelandang asal Brasil tersebut menjadi pemain dengan nilai tertinggi di antara seluruh pemain Persebaya. Bruno Moreira menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang pertandingan, tidak hanya dalam hal eksekusi penalti yang menentukan kemenangan, tetapi juga kontribusinya dalam mengatur serangan dan mengontrol tempo permainan. Ia terus memberikan tekanan kepada pertahanan PSS Sleman dan menjadi ancaman nyata di lini depan.
Meski begitu, tak hanya Bruno Moreira yang tampil gemilang. Mohammed Rashid dan Gilson Costa, dua pilar di lini tengah Persebaya, juga mendapatkan rating tinggi, yakni 7.6. Kedua pemain ini sukses menjadi motor serangan Persebaya dan memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Rashid, dengan visinya yang tajam, mampu mendistribusikan bola dengan baik dan sering kali menjadi penghubung antara lini belakang dan depan. Sementara itu, Gilson Costa menunjukkan ketenangan dan kecerdikan dalam membaca permainan, membuatnya menjadi pemain kunci dalam strategi Munster.
Di sisi pertahanan, Arief Catur dan Ardi Idrus juga tampil solid dengan masing-masing memperoleh rating 7.5 dan 7.3. Arief Catur, yang bermain di bek kanan, mampu menjaga lini pertahanan dengan baik, sementara Ardi Idrus yang bermain di bek kiri, beberapa kali melakukan intercept penting untuk menghentikan serangan balik PSS Sleman. Kedua pemain ini juga tak segan untuk membantu serangan, memberikan opsi tambahan di sayap dan membuat pertahanan lawan kerepotan.
Namun, di balik pujian untuk pemain-pemain tersebut, ada juga beberapa pemain yang perlu meningkatkan performa mereka. Dua bek tengah Persebaya, Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic, hanya mendapatkan rating 6.9, nilai terendah di antara pemain Persebaya yang tampil sebagai starter. Meski tak melakukan kesalahan fatal, keduanya diharapkan bisa lebih konsisten dan meningkatkan kontribusi mereka, terutama dalam situasi bola mati yang bisa menjadi senjata bagi Persebaya di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Selain itu, Flavio Silva, penyerang asing yang diharapkan menjadi ujung tombak Persebaya, juga hanya mendapatkan rating 6.9. Silva belum menunjukkan performa maksimalnya di laga ini, meski terus berusaha untuk membuka ruang dan menciptakan peluang. Paul Munster tentu berharap Silva dapat segera beradaptasi dengan pola permainan tim dan memberikan kontribusi lebih besar di laga-laga mendatang.
Sementara itu, Kasim Botan yang masuk sebagai pemain pengganti, tampil cukup impresif dan mendapatkan rating 7.5. Pemain muda ini mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan dan memberikan dampak positif dengan pergerakan lincahnya di sayap kanan. Bahkan, aksinya yang cerdik membuatnya dilanggar di dalam kotak penalti oleh pemain PSS Sleman, Cleberson, yang berujung pada gol tunggal Persebaya. Hal ini tentu menjadi pertimbangan Paul Munster untuk memberikan lebih banyak menit bermain bagi Kasim di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Tak hanya Kasim, Alfan Suaib yang juga masuk sebagai pengganti berhasil menampilkan permainan yang solid. Meskipun ratingnya hanya 6.9, Alfan menunjukkan potensi besar yang bisa dikembangkan. Paul Munster memuji kepercayaan diri dan kerja keras Alfan yang mampu mengisi posisi winger kanan dengan baik, menggantikan Malik Risaldi yang absen. Menurut Paul Munster, penting bagi tim untuk berhati-hati dalam memutuskan kapan Malik kembali bermain, agar tidak memperparah cederanya dan membuatnya absen lebih lama. Dengan adanya Kasim dan Alfan, Paul Munster percaya bahwa lini serang Persebaya di sayap kanan tetap terjaga dengan baik.
Berikut adalah rincian rating para pemain Persebaya Surabaya dalam laga kontra PSS Sleman:
Ernando Ari | Rating: 6.9
Sebagai kiper, Ernando bermain cukup tenang dan tidak banyak melakukan kesalahan. Meski tak mendapatkan banyak ancaman serius, kehadirannya di bawah mistar tetap memberikan rasa aman bagi lini belakang Persebaya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
