Ragnar Oratmangoen ketika diperkenalkan sebagai pemain baru FCV Dender di Liga Belgia musim depan. (fcvdendereh.be)
JawaPos.com — Ragnar Oratmangoen, nama yang sudah tidak asing lagi di telinga pecinta sepak bola Indonesia, kembali mencuri perhatian publik. Bomber Timnas Indonesia ini resmi bergabung dengan klub Belgia, FCV Dender, hingga tahun 2026. Kepindahannya yang tercium beberapa waktu sebelumnya ini menjadi buah bibir di kalangan penggemar sepak bola, baik di Indonesia maupun di Eropa. Tidak hanya karena kiprahnya yang mengesankan, tetapi juga karena alasan di balik keputusan klub asal Belgia tersebut merekrutnya.
FCV Dender, klub yang berlaga di Liga Belgia, mengumumkan kedatangan Ragnar Oratmangoen melalui laman resmi mereka dengan pernyataan yang cukup hangat.
"Wij zijn verheugd om de komst van Ragnar Oratmangoen aan te kondigen, een middenvelder die ons team komt versterken tot 2026," tulis FCV Dender dalam pengumuman resmi mereka. Artinya, mereka merasa senang menyambut kedatangan Ragnar Oratmangoen, seorang gelandang yang akan memperkuat tim mereka hingga tahun 2026.
Pernyataan ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi para pendukung FCV Dender. Terlebih lagi, Ragnar Oratmangoen bukanlah pemain sembarangan. Pemain kelahiran 21 Januari 1998 ini adalah sosok yang memiliki darah campuran Belanda-Indonesia. Dengan pengalaman yang cukup luas di liga-liga Eropa, Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu pemain kunci yang pernah membela klub-klub seperti NEC Nijmegen, FC Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, hingga Fortuna Sittard. Di kancah internasional, namanya juga telah tercatat sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia, menambah prestise dalam perjalanan kariernya.
Namun, ada hal yang menarik di balik keputusan FCV Dender untuk merekrut Ragnar Oratmangoen. Ternyata, kemampuan Ragnar Oratmangoen yang serba bisa menjadi alasan utama mengapa klub ini tertarik mendatangkannya. FCV Dender melihat Ragnar Oratmangoen sebagai pemain yang dapat bermain di berbagai posisi, baik sebagai gelandang tengah maupun sebagai winger. Fleksibilitas ini membuat Ragnar Oratmangoen dianggap sebagai kepingan puzzle yang dibutuhkan oleh FCV Dender untuk memperkuat skuad mereka dalam menjalani kompetisi Liga Belgia musim ini.
Kemampuan bermain di berbagai posisi memang menjadi salah satu keunggulan Ragnar Oratmangoen. Sebagai gelandang, ia memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan visi permainan yang tajam. Di sisi lain, sebagai winger, Ragnar Oratmangoen juga dikenal memiliki kecepatan dan ketangguhan dalam menggiring bola. Kombinasi dari berbagai skill set ini membuatnya menjadi aset berharga bagi FCV Dender yang sedang berusaha membangun tim yang kompetitif di Liga Belgia.
Lantas, bagaimana sebenarnya performa Ragnar Oratmangoen di musim sebelumnya bersama Fortuna Sittard? Berdasarkan data dari Sofascore, Ragnar Oratmangoen tercatat tampil dalam 27 pertandingan sepanjang musim, meskipun hanya 8 di antaranya dimulai sebagai starter. Meski waktu bermainnya relatif terbatas dengan rata-rata 38 menit per pertandingan, Ragnar Oratmangoen tetap mampu menunjukkan kualitasnya di atas lapangan.
Dari segi statistik, Ragnar Oratmangoen mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,97 dan rata-rata tembakan per pertandingan sebanyak 0,6 dengan tembakan tepat sasaran sebanyak 0,1 per pertandingan. Angka ini mungkin terlihat kecil, namun perlu diingat bahwa Ragnar Oratmangoen lebih sering bermain sebagai gelandang yang bertugas mengalirkan bola ke depan, bukan sebagai penyerang utama.
Kemampuan passing Ragnar Oratmangoen juga patut diacungi jempol. Ia mencatatkan 1 assist dan expected assists (xA) sebesar 1,39 sepanjang musim. Ragnar Oratmangoen juga berhasil menciptakan satu peluang emas dan rata-rata memberikan 0,4 umpan kunci per pertandingan dengan tingkat akurasi umpan sebesar 79%. Akurasi umpannya di area lawan mencapai 75%, sementara di area sendiri mencapai 85%, menunjukkan bahwa ia sangat solid dalam menjaga penguasaan bola dan mendistribusikannya dengan baik.
Dalam hal bertahan, Ragnar Oratmangoen tidak hanya berfokus pada penyerangan. Ia juga aktif dalam membantu pertahanan dengan mencatatkan rata-rata 0,3 intersepsi dan 0,4 tekel per pertandingan. Selain itu, Ragnar Oratmangoen juga tercatat memenangkan 1,7 duel per pertandingan dengan tingkat keberhasilan 38% dalam duel-duel tersebut. Meskipun bukan pemain yang dominan dalam aspek bertahan, kontribusi Ragnar Oratmangoen dalam hal ini tetap memberikan nilai tambah bagi timnya.
Hal yang menarik lainnya adalah kemampuan Ragnar Oratmangoen dalam menggiring bola. Meski sukses dalam dribel hanya sebesar 39%, namun ketika berhasil, dribel Ragnar Oratmangoen sering kali membuka ruang bagi timnya. Ragnar Oratmangoen juga cukup efektif dalam duel udara, dengan tingkat keberhasilan 50% dari rata-rata 0,5 duel udara yang dimenangkannya per pertandingan. Selain itu, ia juga rata-rata memenangkan 34% dari duel-duel darat yang dilakukannya.
Namun, tak ada pemain yang sempurna. Ragnar Oratmangoen juga tercatat rata-rata kehilangan penguasaan bola sebanyak 5,4 kali per pertandingan. Ia juga mendapat dua kartu kuning sepanjang musim, menandakan bahwa ia tak ragu untuk bermain keras ketika dibutuhkan.
Dengan berbagai statistik dan performa ini, tak heran jika FCV Dender melihat potensi besar dalam diri Ragnar Oratmangoen. Meski belum menjadi pemain utama di Fortuna Sittard, kemampuan Ragnar Oratmangoen untuk bermain di berbagai posisi dan kontribusi yang diberikannya saat bermain membuatnya menjadi target yang menarik bagi klub-klub lain, termasuk FCV Dender.
Bergabungnya Ragnar Oratmangoen ke FCV Dender juga menjadi angin segar bagi karier internasionalnya. Bermain di Liga Belgia, yang dikenal memiliki persaingan ketat, diharapkan dapat memberikan pengalaman dan meningkatkan kualitas permainannya. Bagi Timnas Indonesia, hal ini tentu menjadi keuntungan, mengingat mereka akan memiliki pemain dengan pengalaman yang lebih matang dan siap bersaing di level internasional.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
