
Paul Munster punya strategi yang akan mengubah cara bermain Persebaya Surabaya di musim-musim sebelumnya, yang lebih mengandalkan possession. (Instagram/@coach.munster)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya sepertinya tidak main-main dalam mempersiapkan diri menyambut Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim yang dikenal dengan julukan Green Force ini, di bawah asuhan pelatih Paul Munster, sedang bereksperimen dengan strategi baru yang lebih direct dibandingkan sebelumnya.
Dalam beberapa laga pramusim, terlihat jelas bahwa Munster mulai menerapkan taktik yang lebih mengutamakan umpan-umpan panjang langsung ke sepertiga akhir lapangan lawan.
Pendekatan ini cukup berbeda dengan strategi possession-based yang lebih sering terlihat dalam beberapa tahun terakhir di Persebaya Surabaya.
Salah satu alasan di balik perubahan ini adalah untuk memanfaatkan ruang yang sering kali tercipta di antara lini belakang dan kiper lawan. Paul Munster tampaknya menyadari bahwa banyak tim di Liga 1 cenderung bermain dengan pertahanan yang kompak dan menunggu lawan membuat kesalahan.
Dengan menggunakan pendekatan direct, Persebaya berusaha mengeksploitasi celah-celah yang ada, terutama saat lawan terpaksa bermain lebih maju.
Pemain seperti Flavio Silva dan Bruno Moreira menjadi kunci dalam strategi ini. Keduanya sering kali bertukar posisi sebagai target man yang diandalkan untuk menerima umpan-umpan panjang.
Sementara itu, Malik Risaldi berperan penting dalam menjaga kelebaran serangan di area flank. Kehadiran dua gelandang kreatif, Mohammed Rashid dan Francisco Rivera, juga menjadi aset berharga bagi Munster.
Dengan kemampuan umpan-umpan jauh yang akurat—Rashid dengan tingkat akurasi 85% dan Rivera 79%—Persebaya memiliki senjata mematikan untuk melancarkan serangan kilat.
Salah satu keuntungan utama dari bermain direct adalah kemampuan untuk "breaking the lines" atau memecah blok pertahanan lawan yang rapat. Ketika menghadapi tim yang cenderung bertahan dengan garis pertahanan rendah, umpan-umpan pendek sering kali sulit menembus blok yang padat.
Dalam kondisi seperti ini, penggunaan target man menjadi solusi efektif. Pemain dengan postur tinggi dan kemampuan duel udara yang baik dapat menjadi titik tumpu untuk menerima umpan-umpan panjang, kemudian menurunkan bola kepada rekan-rekannya yang sudah siap di sekelilingnya.
Dengan cara ini, tim bisa melewati satu dari dua blok pertahanan lawan, yaitu lini tengah dan lini belakang. Setelah berhasil melewati blok pertama, tim memiliki peluang lebih besar untuk mencetak gol atau setidaknya menciptakan peluang berbahaya.
Dengan demikian, permainan direct tidak hanya memecah kebuntuan tetapi juga mengacaukan organisasi pertahanan lawan, membuat mereka lebih mudah diserang.
Meskipun strategi ini sering kali melibatkan striker tinggi sebagai target man, ada variasi lain yang bisa diterapkan. Misalnya, dalam beberapa kesempatan, Bayern Munich di bawah asuhan Pep Guardiola kala itu sempat menggunakan Javi Martinez di posisi yang lebih maju untuk memecah tekanan Gegenpress dari Borussia Dortmund.
Martinez tidak hanya berperan sebagai penerima bola panjang, tetapi juga sebagai penghubung yang mendistribusikan bola ke rekan-rekannya di area yang lebih luas.
Dalam konteks Liga 1, Persebaya bisa menerapkan pendekatan serupa dengan memanfaatkan pemain bertahan yang memiliki kemampuan duel udara. Pemain seperti Mohammed Rashid, yang terkenal dengan kekuatan fisik dan kemampuan duel udaranya, bisa ditempatkan lebih maju dalam situasi tertentu. Ini tidak hanya memberikan variasi dalam serangan tetapi juga membuat lawan kesulitan mengantisipasi serangan Persebaya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
