Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Agustus 2024 | 23.52 WIB

Fakta Mengejutkan Daftar Gelandang Tersubur Persebaya Surabaya di Era Liga 1, Marselino Ferdinan Ikut Mendominasi

Marselino Ferdinan masuk daftar gelandang tersubur Persebaya Surabaya di era Liga 1 Indonesia. (Instagram/@marselinoferdinan10) - Image

Marselino Ferdinan masuk daftar gelandang tersubur Persebaya Surabaya di era Liga 1 Indonesia. (Instagram/@marselinoferdinan10)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya, salah satu klub terbesar dan paling berprestasi di Indonesia, selalu dikenal memiliki gelandang-gelandang berbakat yang mampu mencetak gol dari lini tengah.

Dalam era Liga 1 Indonesia, klub ini terus menunjukkan kualitas pemainnya, termasuk gelandang-gelandang yang bukan hanya kreatif, tetapi juga produktif dalam mencetak gol.

Kali ini, kita akan membongkar fakta mengejutkan tentang siapa saja yang masuk dalam daftar gelandang tersubur Persebaya Surabaya di era Liga 1, dan salah satu nama yang menarik perhatian adalah Marselino Ferdinan, sang mantan wonderkid yang kini tengah berada dalam situasi sulit tanpa klub.

Daftar gelandang tersubur ini diambil berdasarkan data dari Transfermarkt, dan mencakup berbagai nama yang pernah membela Persebaya Surabaya. Kita akan melihat bagaimana kontribusi mereka dalam hal gol, dan bagaimana mereka telah menjadi bagian penting dalam sejarah klub yang berbasis di Surabaya ini.

Rendi Irwan: Maestro Lini Tengah yang Tetap Bersinar di Usia Senja

Rendi Irwan, sosok yang sangat familiar bagi para pendukung Persebaya, memimpin daftar ini. Lahir pada 26 April 1987, Rendi telah menjadi salah satu ikon klub dengan 81 penampilan dan mencetak 8 gol.

Meskipun menit bermainnya hanya 450, dengan rata-rata menit per gol 0,10, dia tetap menjadi salah satu gelandang paling berpengaruh dalam sejarah klub. Terakhir, Rendi sempat melanjutkan kariernya di Deltras FC, namun kenangan akan kontribusinya di Persebaya tetap segar di ingatan para Bonek, julukan untuk suporter Persebaya.

Diogo Campos: Gelandang Asal Brasil dengan Sentuhan Magis

Berikutnya adalah Diogo Campos, gelandang asal Brasil yang pernah menjadi bagian dari skuad Persebaya. Meski kini telah pensiun, Diogo meninggalkan jejak yang tak terlupakan dengan 14 penampilan dan 7 gol. Dengan 172 menit bermain, Diogo memiliki rata-rata menit per gol yang cukup tinggi yaitu 0,50. Keahlian teknis dan visi bermainnya membuatnya menjadi salah satu pemain asing yang dikenang dengan baik oleh para pendukung Persebaya.

Marselino Ferdinan: Wonderkid yang Menjadi Sorotan

Marselino Ferdinan, yang baru berusia 19 tahun, telah mencuri perhatian sejak debutnya di Persebaya. Lahir pada 9 September 2004, Marselino adalah salah satu gelandang muda dengan potensi besar. Dalam 34 penampilannya untuk Persebaya, dia mencetak 7 gol dengan menit bermain sebanyak 332.

Dengan rata-rata menit per gol 0,21, Marselino menunjukkan bahwa dia bukan hanya sekadar pembuat peluang, tetapi juga bisa menyelesaikan peluang dengan baik. Meski saat ini Marselino berada dalam situasi sulit tanpa klub, kontribusinya di Persebaya tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik di posisinya.

Damian Lizio: Pengatur Serangan dengan Kemampuan Luar Biasa

Damian Lizio, gelandang asal Bolivia, juga masuk dalam daftar ini. Dengan 25 penampilan dan 6 gol, Lizio memiliki menit bermain sebanyak 349. Rata-rata menit per golnya 0,24 menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang efisien dalam mencetak gol dari lini tengah. Saat ini, Lizio tidak terikat dengan klub manapun, namun kontribusinya di Persebaya tetap diingat sebagai bagian dari era emas klub.

Ricky Kambuaya: Gelandang Dinamis dengan Insting Gol

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore