
Misbakus Solikin. (Instagram/@adhyaksafootballclub)
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi para penggemar Persebaya Surabaya. Mantan kapten Misbakus Solikin resmi bergabung dengan Adhyaksa FC, klub Liga 2.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Adhyaksa FC, yang langsung menarik perhatian para pencinta sepak bola Tanah Air. Misbakus Solikin, yang dikenal sebagai salah satu gelandang serang berbakat, kini siap memulai babak baru dalam kariernya di kompetisi kasta kedua Indonesia.
Perjalanan karier Misbakus Solikin memang cukup panjang dan penuh liku. Dia memulai karier profesionalnya di Persebaya Surabaya, klub yang memberinya kesempatan untuk berkembang dan bersinar.
Misbakus Solikin tercatat tampil sebanyak 60 kali bersama Green Force, mencetak 4 gol dan memberikan 5 assist. Tidak hanya itu, dia juga berhasil menjaga disiplin dengan hanya mengantongi 4 kartu kuning dalam 4.077 menit bermain.
Sebagai kapten, Misbakus Solikin menjadi salah satu sosok penting yang membantu tim meraih berbagai pencapaian, termasuk promosi ke Liga 1 dan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, perjalanan Misbakus Solikin di Persebaya tidak selalu mulus. Seiring berjalannya waktu, dia mulai kehilangan tempat di tim utama, yang membuatnya harus mencari tantangan baru. Pada akhirnya, dia memutuskan untuk pindah ke PSS Sleman pada musim berikutnya.
Di klub tersebut, Misbakus Solikin tampil dalam 25 pertandingan, menyumbangkan 1 assist dalam 1.372 menit bermain. Meski tidak mencetak gol, kehadirannya di lini tengah tetap memberikan kontribusi positif bagi tim Super Elang Jawa.
Setelah merumput bersama PSS Sleman, Misbakus Solikin kemudian melanjutkan kariernya di Borneo FC. Di klub ini, dia tampil dalam 11 pertandingan dengan total 201 menit bermain. Meskipun waktu bermainnya lebih sedikit dibandingkan klub sebelumnya, Misbakus Solikin tetap berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan yang diberikan. Namun, pada akhirnya, dia harus meninggalkan klub tersebut dan mencari tantangan baru.
Petualangan Misbakus Solikin tidak berhenti di Borneo FC. Meskipun hanya bermain dalam beberapa pertandingan, dia tetap menunjukkan profesionalismenya di lapangan. Selama berseragam Sriwijaya FC, Misbakus Solikin bermain dalam total 792 menit dan hanya menerima satu kartu kuning.
Meskipun kontribusinya terbatas, kehadirannya tetap diakui sebagai pemain yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni.
Kini, dengan bergabungnya Misbakus Solikin ke Adhyaksa FC, banyak yang bertanya-tanya apakah ini adalah keputusan yang tepat untuk kariernya. Adhyaksa FC sendiri merupakan tim yang memiliki ambisi besar untuk promosi ke Liga 1.
Dengan pengalaman dan kepemimpinannya, Misbakus Solikin diharapkan bisa menjadi sosok penting yang membawa tim ini mencapai tujuan tersebut.
Pengumuman kepindahan Misbakus Solikin ini juga disambut baik oleh para pendukung Adhyaksa FC. Mereka berharap kehadiran mantan kapten Persebaya ini bisa membawa dampak positif bagi tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Tidak hanya sebagai pemain, peran Misbakus Solikin sebagai pemimpin juga diharapkan bisa membantu pemain muda dalam tim untuk berkembang dan mencapai potensi terbaik mereka.
Bagi Misbakus Solikin sendiri, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia. Meskipun harus turun kasta ke Liga 2, dia memiliki kesempatan untuk kembali bersinar dan menunjukkan kepada semua orang bahwa ia masih memiliki semangat dan dedikasi untuk sepak bola.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
