Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juli 2024 | 22.08 WIB

Kisah Rizky Ridho dan Rachmat Irianto, Anak Didik Bejo Sugiantoro yang Berhasil Jadi Kapten di Usia Muda

Sosok Rizky Ridho (kanan) dan Rachmat Irianto saat memperkuat Timnas Indonesia. (PSSI) - Image

Sosok Rizky Ridho (kanan) dan Rachmat Irianto saat memperkuat Timnas Indonesia. (PSSI)

JawaPos.com - Baru-baru ini, nama Rizky Ridho kembali mencuri perhatian, terlebih ketika dia didapuk menjadi kapten Persija Jakarta di ajang Piala Presiden 2024. Rizky terpilih meski dalam skuad Macan Kemayoran terdapat nama-nama beken macam Andritany Ardhiyasa atau Ondrej Kudela.

Pemain bertahan yang kini menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan Timnas Indonesia ini merupakan salah satu produk terbaik dari akademi Persebaya Surabaya. Jika dilihat dari style-nya, Rizky Ridho dianggap mirip dengan Rachmat Irianto, yakni sama-sama selalu tampil rapi dengan memasukkan jersey ke celana.

Namun, kemiripan mereka dalam gaya bermain adalah sama-sama memiliki jiwa kepemimpinan. Selain Ridho, yang kini menjadi kapten Persija Jakarta, Rachmat Irianto tercatat beberapa kali menjadi kapten dari Persib Bandung sebelum dipegang secara penuh oleh Marc Klok.

Di bawah bimbingan Bejo Sugiantoro, legenda hidup Persebaya, Ridho berkembang pesat. Bejo yang pernah menjadi pelatih Ridho mulai Persebaya U-17 hingga asisten di tim senior, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan Ridho di lapangan.

Bejo sendiri melihat banyak potensi dalam diri Ridho, mengingatkannya pada Rachmat Irianto, pemain yang juga dibesarkan di akademi yang sama.

Pengamat sepak bola Irzi Ahmad, melalui tulisannya di Medium, menyebut bahwa Rizky Ridho mmemiliki kemampuan berpikir yang cepat, dan punya kemampuan teknis dan fisik yang mumpuni. Hal tersebut diyakini karena campur tangan dari Bejo Sugiantoro yang memiliki kemampuan serupa.

Bejo, yang pernah menjadi bek tangguh di masa jayanya, memberikan pengaruh besar pada Ridho. Latihan keras dan disiplin yang diterapkan Bejo membuat Ridho tumbuh menjadi pemain yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam berpikir dan mengambil keputusan di lapangan.

Kesamaan dengan Rachmat Irianto

Ridho sering kali disebut memiliki kesamaan dengan Rachmat Irianto, terutama dalam hal kemampuan bertahan dan kepemimpinan di lapangan. Kedua pemain ini sama-sama memiliki ketenangan dalam mengontrol permainan dari lini belakang, serta kemampuan membaca permainan yang baik.

Ridho mulai mendapatkan tempat di tim utama Persebaya pada usia 18 tahun. Performanya yang konsisten membuatnya cepat menjadi pilihan utama di posisi bek tengah. Kepiawaiannya dalam mengawal lini pertahanan membuatnya menjadi pemain yang diandalkan oleh pelatih.

Sementara itu, di usia satu tahun lebih muda, Rachmat Irianto yang kala itu masih bermain sebagai pemain bertahan telah berhasil menembus tim utama Green Force dan mengantarkan tim promosi ke Liga 1 2018.

Keunggulan Rizky Ridho atas Rachmat Irianto, dan Sebaliknya

Ridho dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara dan kemampuan intersep yang baik. Selain itu, visinya dalam membangun serangan dari belakang juga menjadi nilai tambah yang membuatnya sering dilibatkan dalam skema permainan tim.

Sementara itu, Rachmat Irianto adalah pemain yang memiliki gaya versatile alias bisa bermain di banyak posisi. Rian pernah bermain sebagai bek kanan, kiri, atau tengah, sebelum sekarang bertransformasi menjadi gelandang.

Dengan usia keduanya yang masih muda, banyak yang berharap Ridho dan Rian akan terus berkembang dan menjadi pemain kunci tidak hanya di klubnya masing-masing, tetapi juga di Timnas Indonesia senior.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore