
Aksi LA Mania dan Curva Boys saat mendukung Persela Lamongan (@perselafc)
JawaPos.com - Klub Jawa Timur, Persela Lamonngan dipastikan akan tetap menggunakan Tuban Sport Center (TSC) sebagai markas untuk kompetisi Liga 2 musim depan, sebab Stadion Surajaya masih dalam proses pembangunan, sementara kompetisi Liga 2 diperkirakan akan dimulai pada bulan September.
Banyak tim Liga 2 yang harus menggunakan stadion lain sebagai markas karena stadion mereka sedang dalam perbaikan. Tercatat, hanya ada 4 tim yang bisa menggunakan stadionnya sendiri, yakni Persibo Bojonegoro (Letjend Soedirman), PSIM Yogyakarta (Mandala Krida), Persekat Tegal (Trisanja), dan Sriwijaya FC (Gelora Jakabaring).
Panitia pelaksana (Panpel) Persela, Mahfud Syafii, memastikan bahwa pertandingan kandang Persela musim depan akan digelar di TSC. Manajemen sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola stadion terkait rencana ini dan menunggu workshop LOC dari PT LIB untuk asesmen lebih lanjut.
Lepok, sapaan Mahfud Syafii, menyatakan bahwa TSC sudah digunakan untuk kompetisi musim lalu dan layak untuk digunakan lagi. Stadion berkapasitas lebih dari 20 ribu penonton ini sudah memenuhi syarat, dan fasilitas penunjang yang diperlukan juga sudah tersedia. Karena itu, Persela kembali mengusulkan TSC sebagai markas sementara sebelum Stadion Surajaya selesai dibangun.
Lepok menambahkan, markas alternatif yang dekat diperlukan agar persiapan pemain dapat maksimal. Mengingat jadwal kompetisi yang padat dengan sistem home-away, pemain membutuhkan tenaga yang cukup. Tuban masih terjangkau, namun untuk latihan, ada dua alternatif, yaitu Tuban dan Lamongan.
Disambut Baik Warga Tuban
Pindahnya Persela Lamongan ke Tuban ternyata menghadirkan berkah bagi warga setempat. Hal itu disampaikan Fuad Ilham, ketua Komunitas Jersey Ronggolawe (KJR), Tuban.
”Dengan bermainnya Persela Lamongan di Tuban (Sport Center), membuat kota ini lebih dikenal dalam skala nasional,” kata Fuad saat dihubungi Jawa Pos.
Fuad, yang sering bermain di Tuban Sport Center bersama Komunitas Jersey Ronggolawe, menjelaskan bahwa kepindahan Persela ke Kota Wali membawa keuntungan finansial bagi Pemkab Tuban dari uang sewa stadion. "Sewa stadion itu akan menguntungkan Pemkab Tuban, lumayan untuk tambahan," ujar Fuad.
Persela Lamongan mulai berlaga di Tuban Sport Center sejak 17 Desember 2023, saat menghadapi Persipa Pati. Sayangnya, Laskar Joko Tingkir harus mengakui kekalahan dari tamunya dengan skor 1-3 pada laga tersebut.
Amir, warga Tuban dan pencinta jersey, menyebut bahwa kepindahan tim kesayangan LA Mania ke Tuban menjadi hiburan bagi warga setempat. "Persela main di Tuban ini jadi hiburan untuk warga setempat. Apalagi kalau mainnya di akhir pekan, bisa jadi hiburan keluarga," kata Amir.
Selain itu, kepindahan sementara Persela Lamongan ke Tuban juga menghidupkan perekonomian warga sekitar. "Bagi masyarakat sekitar, mungkin perekonomian mereka menjadi lebih hidup, dari pedagang lumpia hingga tiket parkir," tambah Amir.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
