Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juli 2024 | 16.34 WIB

Pemain Baru Persebaya Butuh Waktu untuk Memahami Taktikal Paul Munster

PROSES ADAPTASI: Para pemain baru Persebaya Surabaya sudah makin menyatu dengan tim. (Angger Bondan/Jawa Pos) - Image

PROSES ADAPTASI: Para pemain baru Persebaya Surabaya sudah makin menyatu dengan tim. (Angger Bondan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Jadwal Liga 1 2023–2024 sudah keluar. Persebaya Surabaya akan bermain home lebih dulu. Mereka menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (11/8).

’’Seperti yang diketahui, persiapan kurang dari satu bulan lagi. Jadi, kami harus bergerak cepat dalam segala aspek saat menjalani latihan,’’ kata pelatih Persebaya Paul Munster. Bagi dia, waktu satu bulan dianggap sudah terlalu mepet.

’’Persiapan cukup berat karena semua harus dimulai dari awal lagi. Semua (program) harus disusun dan direncanakan yang rapi. Termasuk menu latihan. Di sisi lain, saya masih harus bekerja untuk perekrutan pemain,’’ jelas pelatih 41 tahun itu.

Green Force memang berencana mendatangkan satu bek asing lagi. Munster sendiri yang turun tangan untuk mendapatkan pemain baru. Karena itu, dia harus membagi fokus. Baik untuk latihan maupun perekrutan pemain anyar. Meski begitu, dia sama sekali tidak terganggu.

Apalagi, anak asuhnya mulai antusias selama latihan. Tapi, tetap saja dia masih fokus pada pemain baru.

’’Karena para pemain baru tentu perlu waktu bertahap untuk memahami taktikal yang saya inginkan,’’ tambah pelatih asal Irlandia Utara tersebut. Karena itu, dia sudah tidak sabar untuk menggelar training center.

’’Tim ini butuh lebih banyak uji coba untuk menyatukan skuad,’’ sebutnya. Selain TC, Persebaya sudah pasti bakal melakoni satu laga uji coba lagi.

Yakni, ketika menggelar launching tim pada Agustus nanti. Cuma, sampai saat ini belum ada kepastian tim mana yang bakal menjadi lawan dalam laga itu.

Randy Hanson mengaku siap menyambut TC dan uji coba. Mantan bek Persiba Balikpapan itu yakin tidak akan ada masalah. Dia yakin bisa segera nyetel dengan tim.

’’Soal iklim sepak bola di Surabaya, saya tidak ada masalah. Sejak awal saya dilatih untuk kerja keras, berjuang hingga akhir,’’ kata jebolan tim sepak bola Papua di PON 2021 tersebut.

Sebagai pemain muda, dia mulai belajar banyak dari penggawa yang lebih senior. Bukan hanya soal taktikal di lapangan.

’’Persiapan di Liga 1 jelas bakal berbeda dengan saat saya masih di Liga 2. Makanya, salah satu fokus utama saya adalah mengasah mental,’’ tandas pemain Sentani, Papua, tersebut. (gus/c7/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore