Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juni 2024 | 23.06 WIB

Top Skor Persik Kediri dengan 23 Gol, Ternyata Ini Kelemahan Flavio Silva yang Harus Diperbaiki

EVALUASI: Performa ciamik Flavio Silva musim lalu bersama Persik Kediri bukannya tanpa celah. Ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki bersama Persebaya Surabaya. (Instagram Flavio Silva) - Image

EVALUASI: Performa ciamik Flavio Silva musim lalu bersama Persik Kediri bukannya tanpa celah. Ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki bersama Persebaya Surabaya. (Instagram Flavio Silva)

JawaPos.com — Flavio Antonio da Silva, atau yang lebih akrab disapa Flavio Silva, menjadi rekrutan pertama Persebaya Surabaya untuk menyambut Liga 1 musim 2024/2025. Penyerang asal Lisbon, Portugal, itu dikontrak selama dua musim hingga akhir musim 2025/2026.

Musim lalu, Flavio tampil gemilang bersama Persik Kediri dengan mencetak 23 gol dalam 29 pertandingan, menjadikannya striker tersubur kedua di Liga 1. Namun, meski memiliki statistik impresif, ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki Flavio agar memberikan kontribusi maksimal bagi Persebaya.

Flavio Silva mengungkapkan rasa senangnya bergabung dengan Persebaya. “Saya senang bergabung dengan Persebaya. Saya tahu ini klub besar, punya sejarah panjang dan organisasi klub yang bagus. Saya berharap bisa memberikan yang terbaik, membantu Persebaya mencapai prestasi tertinggi,” ungkapnya.

Kehadiran Flavio di Surabaya pun disambut antusias oleh para pendukung Persebaya, yang berharap banyak dari penyerang berpengalaman ini.

Saat ini, Flavio sudah tinggal di Surabaya. Berbeda dengan kebanyakan pemain asing yang pulang ke negara asalnya selama libur, Flavio tetap berada di Indonesia karena anak keduanya baru lahir beberapa pekan lalu. “Karena di Surabaya, jadi saya siap kapan pun Coach Paul (Munster) akan memulai latihan. Saya juga sudah berbicara dengan Coach Paul, dan sudah mengerti apa yang pelatih dan Persebaya mau,” jelasnya.

Dikutip dari laman resmi Persebaya, Flavio menyebut bahwa Green Force memiliki winger-winger yang hebat, terutama Bruno Moreira. Dia optimistis akan menemukan chemistry dengan Bruno, dan menyumbangkan banyak gol untuk Persebaya. “Beberapa kali bertemu Bruno di lapangan sebagai lawan, dia pemain yang luar biasa, tidak ada lelahnya,” puji Flavio.

Soal adaptasi, Flavio menyatakan tidak akan mengalami masalah. Cuaca dan suhu Kediri dan Surabaya hampir sama. Apalagi, dia sudah mengenal kultur sepak bola Tanah Air. “Pelajaran yang saya dapatkan selama ini, pemain asing harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, semaksimal mungkin, sekali lengah maka dia akan terlindas dalam persaingan Liga 1,” tambahnya.

Statistik performa Flavio Silva bersama Persik Kediri di Liga 1 musim lalu memang impresif. Dia bermain dalam 29 pertandingan, mencetak 23 gol dengan rata-rata 0,8 gol per pertandingan dan menciptakan 3 assist. Namun, terdapat beberapa aspek dalam permainannya yang masih perlu diperbaiki agar dapat berkontribusi lebih baik bagi Persebaya.

Salah satu kelemahan Flavio adalah dalam hal duel. Statistik menunjukkan bahwa dia hanya memenangkan 39% dari total duel yang dilakukannya. Ini menjadi catatan penting mengingat duel adalah bagian krusial dalam permainan, terutama bagi seorang striker yang sering berhadapan langsung dengan bek lawan.

Dalam konteks ini, Flavio perlu meningkatkan kekuatan fisik dan tekniknya agar lebih kompetitif dalam duel-duel di lapangan.

Kelemahan lain yang mencolok adalah jumlah kesalahan yang berujung pada tembakan lawan. Selama musim lalu, Flavio tercatat melakukan 12 kesalahan yang berakibat pada peluang bagi lawan. Ini adalah angka yang cukup tinggi untuk seorang penyerang.

Kesalahan-kesalahan ini bisa terjadi karena kurangnya konsentrasi atau kesadaran posisi. Oleh karena itu, Flavio perlu meningkatkan fokusnya saat menguasai bola agar tidak memberikan peluang bagi tim lawan.

Selain itu, efektivitas dalam passing juga menjadi perhatian. Flavio hanya mencatatkan akurasi umpan sebesar 75% dan hanya 0,6 umpan panjang per pertandingan dengan akurasi 64%.

Sebagai seorang striker, kemampuan untuk memberikan umpan akurat kepada rekan satu tim sangat penting, terutama dalam skenario serangan balik atau situasi di mana dia harus bekerja sama dengan pemain sayap. Meningkatkan akurasi passing akan membuatnya lebih efektif dalam berkontribusi pada build-up serangan.

Kelemahan lain yang perlu diperbaiki adalah dalam aspek pertahanan. Meski bukan tugas utama seorang penyerang, kemampuan bertahan tetap penting, terutama dalam situasi di mana tim sedang dalam tekanan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore