
RESMI TIDAK DILEPAS: Justin Hubner resmi tidak dilepas oleh Cerezo Osaka karena mereka juga kekurangan pemain lantaran banyaknya pemain yang cedera. (Instagram Justin Hubner)
JawaPos.com — Kabar buruk menimpa Timnas Indonesia U-23 menjelang play-off Olimpiade 2024 di Paris. Resmi diumumkan bahwa Justin Hubner tidak akan tersedia untuk bergabung dengan skuad Garuda Muda melawan Timnas Guinea U-23.
Keputusan ini diputuskan oleh Presiden Cerezo Osaka, Hiroaki Morishima, yang menolak permintaan dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk melepas sang pemain.
Alasan yang diberikan oleh Hiroaki Morishima cukup jelas. Cerezo Osaka sedang dilanda badai cedera pemain, terutama di lini pertahanan. Dengan absennya beberapa pemain kunci, termasuk fullback kiri dan kanan seperti Kyohei Nori dan Seiya Makeuma, klub kesulitan untuk melepas Justin Hubner. Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi Timnas Indonesia U-23 yang mengandalkan kehadiran Hubner di lini belakang.
“Saya menerima permintaan dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk melepas Justin Hubner. Namun, saya menolak permintaan tersebut,” kata Hiroaki Morishima mengutip dari Nikkan Sports, Rabu (8/5).
“Banyak pemain kami yang cedera. Fullback kiri dan kanan kami, yakni Kyohei Nori dan Seiya Makeuma belum pulih dari cedera. Karena itu, sulit bagi kami untuk melepas pemain belakang lain,” lanjut pria berusia 52 tahun tersebut.
Heatmap Justin Hubner
Sementara itu, Elkan Baggott, bek milik Ipswich Town yang juga dipanggil untuk laga melawan Guinea U-23, juga belum memberikan kepastian untuk tampil. Meskipun PSSI telah menghubungi pihak Ipswich Town, belum ada perkembangan yang dapat dipastikan mengenai ketersediaan Baggott. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tambahan bagi skuad Garuda Muda yang harus menghadapi laga penting tanpa kehadiran dua pemain belakang kunci.
Heatmap Elkan Baggott
Dengan absennya Justin Hubner dan potensi tidak bergabungnya Elkan Baggott, pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, dihadapkan pada situasi yang sulit. Dia harus mengandalkan trio Muhammad Ferarri, Alfeandra Dewangga, dan Komang Teguh di lini belakang.
Meskipun demikian, ada juga opsi untuk memasukkan trio Muhammad Ferarri, Alfeandra Dewangga, dan Nathan Tjoe-A-On ke dalam skuad untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan.
Dalam situasi yang sulit ini, harapan terbesar adalah agar pemain yang diturunkan dapat memberikan performa terbaik bagi Timnas Indonesia U-23. Meskipun dihadapkan pada kendala-kendala yang menghambat, para pemain diharapkan dapat memberikan segalanya di lapangan demi membantu skuad Garuda Muda merebut tiket terakhir untuk lolos ke Olimpiade 2024.
Dengan keputusan Cerezo Osaka yang mengejutkan tersebut, nasib lini belakang Timnas Indonesia U-23 kini berada di ujung tanduk. Bagaimana Timnas Indonesia U-23 akan mengatasi absennya dua pemain belakang kunci ini? Semua pertanyaan tersebut akan segera terjawab saat bergulirnya laga play-off Olimpiade 2024. Semoga Timnas Indonesia U-23 dapat menemukan solusi terbaik dan meraih hasil yang diharapkan dalam pertandingan yang akan datang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
