
CINTA PERSEBAYA: Tak disangka, ternyata Nathan Tjoe-A-On punya cinta yang cukup besar kepada Persebaya Surabaya dan sepak bola Indonesia. (Instagram Nathan)
JawaPos.com — Di balik sorotan gemerlap di lapangan Liga Belanda atau Eredivisie, terdapat sebuah kisah menarik yang patut untuk diungkap. Kisah seorang pemain muda berbakat yang tengah berjuang di Piala Asia U-23 untuk lolos ke Olimpiade 2024, Nathan Noel Tjoe-A-On, yang mengukir namanya di jagat sepak bola Eropa.
Namun, yang membuat kisahnya begitu istimewa adalah kebanggaannya atas keturunan Indonesia dan cintanya yang mendalam kepada klub legendaris, Persebaya Surabaya.
Nathan Tjoe-A-On, lahir di Rotterdam pada 22 Desember 2001, telah menorehkan jejaknya sebagai salah satu penggawa utama tim Excelsior Rotterdam di Eredivisie. Namun, jauh sebelum memasuki panggung internasional, Nathan telah membawa semangat permainannya di klub amatir seperti CKC En dan VV Nieuwerkerk sejak usia 4 tahun.
Perjalanan karier Nathan tak pernah lepas dari perjuangan dan dedikasi. Di usia yang masih sangat muda, Nathan telah meniti langkahnya menuju tim utama Excelsior Rotterdam. Keputusan untuk memainkan peran sebagai bek kiri tak lain karena pertimbangan taktis dari tim pelatih yang melihat potensinya di posisi tersebut.
Tak hanya berperan sebagai bek kiri, Nathan juga dikenal dengan kelebihannya dalam memegang bola dan crossing yang akurat. Hal ini terbukti saat dia meraih penghargaan Eredivisie Player of The Month pada September, mengungguli pemain-pemain top dari klub-klub besar seperti Ajax dan FC Utrecht.
Namun, di balik keberhasilan dan ketenarannya di kancah sepak bola Eropa, Nathan tetap teguh pada akarnya. Dengan bangga, dia mengungkapkan bahwa darah keturunan Indonesia mengalir dalam dirinya, khususnya dari garis keturunan Semarang, Jawa Tengah. Kedekatannya dengan budaya Indonesia tak lepas dari kecintaannya pada makanan khas Indonesia, terutama rendang, serta dukungannya pada Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya, klub sepak bola legendaris dengan basis suporter yang begitu fanatik, telah mencuri hati Nathan. Meskipun bermain di liga yang berbeda benua, namun keberadaan Persebaya tak lekang di ingatannya. Bahkan, ketika diminta untuk memilih klub Indonesia yang ingin dia bela di masa depan, Nathan tanpa ragu menyebut Persebaya sebagai pilihannya.
Ketertarikan Nathan pada Persebaya tak lepas dari pengaruh dari mantan rekannya, Arsenio Valpoort, yang pernah membela klub tersebut. Melalui informasi dari Valpoort dan pencarian di media sosial, Nathan semakin terpesona oleh kegilaan suporter Persebaya dan kebesaran klub tersebut.
Namun, kisah Nathan belum berakhir di Eredivisie. Meskipun baru mendapatkan panggilan resmi dari Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia U-23, Nathan menunjukkan kesiapannya dan tanggung jawabnya dalam membela Timnas Indonesia. Baginya, menjadi bagian dari Timnas Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan yang besar.
Di balik kecintaannya pada sepak bola, Nathan juga menyampaikan pesan kepedulian atas Tragedi Kanjuruhan yang mengguncang sepak bola Indonesia. Dia mengungkapkan rasa simpatinya kepada keluarga korban dan menyatakan harapannya agar tragedi semacam itu tidak terulang di masa depan.
Nathan juga mengungkapkan apresiasinya terhadap suporter sepak bola Indonesia yang begitu antusias dan mendukung. Dengan penuh harap, dia berpesan agar sepak bola Indonesia terus berkembang dan menunjukkan performa yang lebih baik di masa depan.
Sebagai seorang pemain muda yang masih memiliki banyak potensi, Nathan memiliki ambisi besar untuk berkembang dan bermain di kompetisi-kompetisi tingkat tinggi di Eropa, bahkan mungkin di negara seperti Inggris, Spanyol, Italia, atau Jerman. Namun, dia tetap membuka pintu untuk bermain di Indonesia suatu hari nanti, khususnya bersama klub idolanya, Persebaya Surabaya.
Dengan segala kebanggaan atas keturunan dan kecintaannya pada Indonesia, Nathan Tjoe-A-On telah menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia untuk bermimpi dan berjuang meraih prestasi di kancah sepak bola internasional. Dengan tekad dan semangat yang dimilikinya, Nathan siap untuk menorehkan sejarah baru dalam karier sepak bolanya, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
