Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Mei 2024 | 22.44 WIB

Lampaui Target, Towel Sebut Apresiasi untuk Semua, Bukan Cuma STY

BONGKAR FAKTA: Bung Towel bongkar fakta yang mematahkan pernyataan Shin Tae-yong terkait Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 Qatar. (Instagram Bung Towel) - Image

BONGKAR FAKTA: Bung Towel bongkar fakta yang mematahkan pernyataan Shin Tae-yong terkait Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 Qatar. (Instagram Bung Towel)

JawaPos.com–Pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel mengatakan, tim nasional (timnas) Indonesia U-23 telah menorehkan prestasi luar biasa. Towel menilai keberhasilan timnas U-23 masuk ke babak semifinal pantas mendapatkan apresiasi. 

”Ini luar biasa, pencapaian yang sangat hebat dan patut diapresiasi,” ujar Towel di Jakarta, Kamis (2/5).

Towel mengatakan, keberhasilan timnas U-23 melampaui target berkat upaya dari banyak pihak. Towel menyebut peran pemain, pelatih Shin Tae-yong (STY), ofisial, klub, hingga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di balik kesuksesan tersebut.

”Apresiasi ini kita berikan untuk semua, pemain, STY, federasi, agar semuanya proporsional. Karena di balik apa yang bisa dipimpin STY, banyak para pihak terlibat dalam keberhasilan timnas U-23,” ucap Towel.

Towel mencontohkan langkah Erick yang memberhentikan sementara Liga 1 merupakan bentuk dukungan penuh federasi kepada STY. Pemusatan pelatihan STY tidak akan berjalan maksimal jika roda kompetisi domestik tetap berjalan.

”Kalau Ketum PSSI tidak ambil mengangkat rem darurat 30 Maret dengan meliburkan sementara Liga 1, program persiapan TC akan sangat terganggu,” sambung Towel.

Towel mengatakan, PSSI menghadapi situasi yang tak mudah lantaran ada benturan kepentingan antara timnas dan klub. Selain itu, kegigihan Erick dalam melobi sejumlah klub Eropa agar melepas pemain untuk timnas U-23.

”Situasinya pelik, tapi organisasi mengambil keputusan. Di situ ada peran dan kontribusi lain. Ada upaya ketum lobi kepada Heerenveen untuk kembali melepas Nathan Tjoe A-Oen hingga akhir turnamen. Apresiasi ini menjadi proporsional dan sehat buat semua pihak,” ucap Towel.

Oleh karena itu, Towel juga mendorong STY dan ofisial timnas berterima kasih kepada para klub Liga 1 yang telah melepas para pemain. Peran klub juga tidak bisa dikesampingkan dalam membentuk timnas yang kuat.

”Makanya saya juga mendorong ucapan terima kasih dari manajemen timnas, manajer dan STY. Bukan terima kasih saat klub melepas pemain saja, tapi juga saat lolos ke semifinal, yang artinya melampaui target delapan besar. Kita ingin mendengar itu sebagai sebuah kebaikan sepak bola,” ungkap Towel.

Towel tak ingin STY dan timnas sebagai menara gading. STY dan timnas tetap harus memiliki hubungan dengan klub Liga 1 yang telah berkontribusi mengirimkan para pemain terbaik ke Qatar.

Tanpa mengesampingkan empat pemain naturalisasi yang berperan besar dalam meningkatkan level permainan timnas, Towel menilai kontribusi pemain yang berkompetisi di Liga 1 pun tak bisa dianggap remeh.

”Ada pemain naturalisasi, tentu berkontribusi empat orang itu, tapi juga kita melihat pemain yang besar di kompetisi domestik, pemain lokal yang selama ini dihina dengan istilah lokal pride menunjukkan kontribusi luar biasa. Jadi, alangkah kita apresiasi ini untuk semua pihak yang ikut ambil bagian dalam kesuksesan ini,” kata Towel.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore