
BONGKAR FAKTA: Bung Towel bongkar fakta yang mematahkan pernyataan Shin Tae-yong terkait Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 Qatar. (Instagram Bung Towel)
JawaPos.com–Pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel mengatakan, tim nasional (timnas) Indonesia U-23 telah menorehkan prestasi luar biasa. Towel menilai keberhasilan timnas U-23 masuk ke babak semifinal pantas mendapatkan apresiasi.
”Ini luar biasa, pencapaian yang sangat hebat dan patut diapresiasi,” ujar Towel di Jakarta, Kamis (2/5).
Towel mengatakan, keberhasilan timnas U-23 melampaui target berkat upaya dari banyak pihak. Towel menyebut peran pemain, pelatih Shin Tae-yong (STY), ofisial, klub, hingga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di balik kesuksesan tersebut.
”Apresiasi ini kita berikan untuk semua, pemain, STY, federasi, agar semuanya proporsional. Karena di balik apa yang bisa dipimpin STY, banyak para pihak terlibat dalam keberhasilan timnas U-23,” ucap Towel.
Towel mencontohkan langkah Erick yang memberhentikan sementara Liga 1 merupakan bentuk dukungan penuh federasi kepada STY. Pemusatan pelatihan STY tidak akan berjalan maksimal jika roda kompetisi domestik tetap berjalan.
”Kalau Ketum PSSI tidak ambil mengangkat rem darurat 30 Maret dengan meliburkan sementara Liga 1, program persiapan TC akan sangat terganggu,” sambung Towel.
Towel mengatakan, PSSI menghadapi situasi yang tak mudah lantaran ada benturan kepentingan antara timnas dan klub. Selain itu, kegigihan Erick dalam melobi sejumlah klub Eropa agar melepas pemain untuk timnas U-23.
”Situasinya pelik, tapi organisasi mengambil keputusan. Di situ ada peran dan kontribusi lain. Ada upaya ketum lobi kepada Heerenveen untuk kembali melepas Nathan Tjoe A-Oen hingga akhir turnamen. Apresiasi ini menjadi proporsional dan sehat buat semua pihak,” ucap Towel.
Oleh karena itu, Towel juga mendorong STY dan ofisial timnas berterima kasih kepada para klub Liga 1 yang telah melepas para pemain. Peran klub juga tidak bisa dikesampingkan dalam membentuk timnas yang kuat.
”Makanya saya juga mendorong ucapan terima kasih dari manajemen timnas, manajer dan STY. Bukan terima kasih saat klub melepas pemain saja, tapi juga saat lolos ke semifinal, yang artinya melampaui target delapan besar. Kita ingin mendengar itu sebagai sebuah kebaikan sepak bola,” ungkap Towel.
Towel tak ingin STY dan timnas sebagai menara gading. STY dan timnas tetap harus memiliki hubungan dengan klub Liga 1 yang telah berkontribusi mengirimkan para pemain terbaik ke Qatar.
Tanpa mengesampingkan empat pemain naturalisasi yang berperan besar dalam meningkatkan level permainan timnas, Towel menilai kontribusi pemain yang berkompetisi di Liga 1 pun tak bisa dianggap remeh.
”Ada pemain naturalisasi, tentu berkontribusi empat orang itu, tapi juga kita melihat pemain yang besar di kompetisi domestik, pemain lokal yang selama ini dihina dengan istilah lokal pride menunjukkan kontribusi luar biasa. Jadi, alangkah kita apresiasi ini untuk semua pihak yang ikut ambil bagian dalam kesuksesan ini,” kata Towel.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
