
Pemain Persebaya, Toni Firmansyah melakukan serangan sesuai melewati penjagaan pemain Persib Bandung./laman resmi Persebaya
JawaPos.com - Persebaya kembali menelan kekalahan setelah dilibas tuan rumah Persib Bandung 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (20/4) sore.
Mantan bomber Persebaya yang kini menjadi andalan Persib, David da Silva mencetak hat-trick. Sedangkan satu-satunya gol Green Force diciptakan Dusan Stevanovic melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti.
Pelatih Persebaya, Paul Munster memuji Persib sebagai tim yang semakin kuat di setiap penampilannya.
”Seiring berjalannya pertandingan, Persib menjadi tim yang sangat kuat. Bukan hanya starting eleven saja, tapi seluruh skuadnya,” kata Munster seusai laga seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut kini harus segera melupakan kekalahan itu dan fokus pada dua laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
“Sekarang kami fokus untuk pertandingan berikutnya, dua laga terakhir yang semuanya di kandang. Kami juga sudah aman dari degradasi, sehingga bisa mempersiapkan tim yang kuat untuk musim depan, dengan pemain yang lebih baik,” tegas Munster.
Dengan kekalahan tersebut, Persebaya tertahan di posisi 12 dengan poin 39. Green Force juga aman posisi degradasi karena dalam pertandingan lain Persita bermain seri melawan Persik.
Sebagai informasi, Persikabo dan Bhayangkara FC sudah pasti terdegradasi. Sedangkan Persita mengoleksi 33 poin setelah seri melawan Persik.
Dengan kata lain, poin maksimal Persita adalah 39 jika memenangi dua laga tersisa, sama dengan poin Persebaya saat ini.
Namun karena Persebaya unggul secara head to head dengan Persita, yaitu menang di kandang dan seri di Tangerang, maka dipastikan Persita tidak akan bisa menggeser Persebaya.
Persita sendiri juga belum dipastikan degradasi, karena masih ditentukan juga oleh hasil pertandingan tim-tim lain seperti Rans Nusantara, PSS Sleman, dan Arema FC.
Lolos dari degradasi namun dengan posisi yang jauh dari persaingan papan atas membuat Munster meminta agar timnya tidak terpuruk lagi di liga pada musim depan.
”Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, seharusnya tidak boleh dalam posisi seperti saat ini. Itu akan kami ubah musim depan,” tegas Munster.
Dua laga kandang tersisa bagi Persebaya adalah melawan Bali United dan Persik Kediri. Karena sudah tidak ada beban, maka Munster meminta anak asuhnya untuk tampil lepas dan maksimal.
Selain itu, mantan Direktur Teknik timnas Brunei Darussalam itu juga meminta agar pemainnya tidak ada lagi yang terkena kartu merah seperti dua laga terakhir.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
