STRIKER GANAS: Marinus Wanewar pernah jadi striker ganas andalan Timnas Indonesia di era Paul Munster, kini kiprahnya tengah dinantikan kembali.
JawaPos.com — Marinus Wanewar, nama yang pernah menggema di kancah sepak bola Indonesia, kini mencari arah baru dalam kariernya. Pemain yang dulu dianggap sebagai salah satu bomber ganas Timnas Indonesia, kini menghadapi berbagai tantangan dan perubahan nasib.
Memori akan Marinus Wanewar membawa kita pada masa-masa kontroversial di lapangan. Pemain asal Persipura Jayapura ini tidak hanya dikenal karena ketajamannya dalam mencetak gol, tetapi juga karena berbagai tindakan kontroversial yang dilakukannya di atas lapangan hijau.
Salah satu momen yang masih melekat dalam ingatan adalah ketika Marinus Wanewar melakukan aksi tidak terpuji saat pertandingan Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja pada semifinal SEA Games 2017. Tindakan tidak terpujinya, yang mencakup perilaku tidak sportif dan provokatif, menyebabkan keributan di lapangan dan menjadi sorotan publik.
Meskipun demikian, di balik kontroversinya, Marinus Wanewar juga menjadi salah satu striker berbakat yang pernah dimiliki oleh Timnas Indonesia. Dengan total delapan gol dalam 14 pertandingan untuk Timnas Indonesia dari tingkat U-22 hingga senior, Marinus Wanewar menjadi sosok yang diandalkan dalam mencari gol.
Prestasi terbesarnya mungkin terjadi saat menyumbangkan satu gelar juara untuk Timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF U-19 2022. Namun, seiring berjalannya waktu, penampilannya mulai merosot, terutama setelah memperkuat beberapa klub di Liga 1 seperti Persipura Jayapura dan Bhayangkara FC.
Pada musim Liga 2 2023/2024, Marinus Wanewar kembali ke Persipura Jayapura, namun penampilannya tidak lagi sama seperti dulu. Dengan hanya mencatatkan enam penampilan tanpa mencetak gol, Marinus Wanewar tampaknya menghadapi tantangan besar dalam mencari kembali performa terbaiknya.
Marinus Wanewar telah meninggalkan jejaknya yang mencolok di Liga Indonesia melalui peranannya di beberapa klub ternama seperti Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Persis Solo, dan Persela Lamongan.
Dalam total 59 penampilannya, dia telah mencetak 8 gol dan memberikan 3 assist, menunjukkan kontribusi yang berarti dalam menciptakan peluang bagi timnya. Namun, catatan kartu kuning dan kartu merah yang cukup tinggi, dengan 11 kartu kuning, 2 kartu kuning kedua, dan 1 kartu merah, menunjukkan sisi agresif dari permainannya. Meskipun demikian, dengan total 3.002 menit bermain, Wanewar telah membuktikan dirinya sebagai pemain yang andal dan berpengalaman di kancah sepak bola Indonesia.
Selain itu Marinus Wanewar pernah menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia sejak debutnya pada 8 Juni 2017 di usia 20 tahun, di bawah asuhan pelatih Luis Milla. Dia juga telah mewakili Indonesia di level U 23 dan U 22, membuktikan konsistensinya dalam mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam permainan.
Debutnya untuk Timnas Indonesia U 22 terjadi pada 20 Februari 2019, ketika dia berusia 21 tahun, di bawah arahan pelatih Indra Sjafri. Dengan pengalaman yang terus berkembang di tingkat internasional, Marinus Wanewar telah menjadi salah satu pemain kunci dalam skuat Timnas Indonesia.
Kini, Marinus Wanewar berada pada titik balik dalam kariernya. Tantangan dan perubahan nasib yang dihadapinya menjadi ujian sekaligus kesempatan untuk bangkit kembali. Bagi Marinus Wanewar, masa depannya di dunia sepak bola masih penuh dengan ketidakpastian, tetapi dengan dedikasi dan kerja keras, siapa tahu ia mampu kembali meraih gemerlapnya di panggung sepak bola Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
