
PERSAINGAN KETAT: Kiper Persebaya Surabaya Andhika Ramadhani saat tampil gemilang usai bungkam Arema FC di Derbi Jatim. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya telah menunjukkan keunggulan mereka tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam posisi kiper. Dengan kehadiran dua kiper luar biasa, yakni Ernando Ari dan Andhika Ramadhani, tim asal Kota Pahlawan tersebut merasa yakin dan siap menghadapi tantangan apa pun di Liga 1 maupun di pentas internasional.
Ernando Ari dan Andhika Ramadhani menjadi sorotan dalam dunia sepak bola Indonesia berkat kemampuan mereka dalam menepis tendangan lawan, terutama penalti. Kedua kiper ini memiliki kemampuan luar biasa dalam membaca arah bola dan mengamankan gawang mereka.
Ernando Ari, yang biasanya menjadi kiper utama Persebaya Surabaya, memiliki penampilan yang mengesankan di lapangan. Namun, Andhika Ramadhani, yang berperan sebagai kiper pelapis, juga tidak kalah menonjol. Bahkan, penampilannya beberapa kali mengungguli Ernando Ari, meskipun sebagai kiper kedua.
Ketika Ernando Ari absen dalam beberapa pertandingan, Andhika Ramadhani dengan percaya diri mengambil alih posisi sebagai starter. Penampilannya yang tangguh, terutama dalam kemenangan melawan Arema FC dengan skor 1-0, membuktikan bahwa Andhika Ramadhani adalah kiper yang dapat diandalkan.
Meskipun Andhika Ramadhani sering menjadi pilihan utama ketika Ernando Ari absen, keduanya sama-sama menjadi pahlawan dalam mengamankan gawang Persebaya Surabaya. Ernando Ari menjadi sorotan saat membela Timnas Indonesia melawan Vietnam dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sedangkan Andhika Ramadhani tampil agresif dalam beberapa pertandingan penting.
Di balik kesuksesan keduanya, pelatih kiper Persebaya Surabaya, Benyamin van Breukelen, memainkan peran yang sangat penting. Latihan keras yang dilakukan oleh Ernando Ari dan Andhika Ramadhani di bawah bimbingannya telah membantu mereka memperbaiki kemampuan dan insting sebagai penjaga gawang.
"Nah, momen itu yang biasanya digunakan penjaga gawang untuk melatih insting mereka. Seperti Bruno Moreira dan Dusan Stevanovic yang sering menendang penalti. Dan, itu sangat pengaruh pada insting penjaga gawang. Semakin sering ditempa semakin tajam instingnya," ujar Benny dikutip dari Radar Surabaya.
Menurut Benny, keberhasilan Ernando Ari dan Andhika Ramadhani tidak lepas dari latihan yang intensif dan komitmen mereka dalam berlatih. Latihan tendangan penalti adalah salah satu metode yang sering dilakukan untuk melatih insting kiper, dan hal ini sangat berpengaruh pada penampilan keduanya di lapangan.
"Kalau saya melihat starter tetap melihat di latihan terakhir. Karena keduanya (Ernando dan Andhika) tidak pernah malas-malasan maka hasilnya juga membuktikan," terangnya.
Kedua kiper ini merupakan aset berharga bagi Persebaya Surabaya. Bahkan, jika salah satu dari mereka absen, yang lainnya dapat dengan mudah mengambil alih posisi tersebut. Meskipun Ernando Ari kembali mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan timnas Indonesia U-23, Andhika Ramadhani tetap siap untuk memberikan yang terbaik bagi timnya.
"Ya, saya harap keduanya, Ernando dan Andhika terus belajar meningkatkan kualitas dan tetap low profile," pungkasnya.
Dengan usia yang masih muda, Ernando Ari (22 tahun) dan Andhika Ramadhani (25 tahun) memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang dan menjadi kiper masa depan yang gemilang. Benny berharap agar keduanya tetap rendah hati dan terus belajar meningkatkan kualitas diri mereka.
Dengan kehadiran dua kiper hebat seperti Ernando Ari dan Andhika Ramadhani, Persebaya Surabaya tidak perlu khawatir dalam menghadapi setiap pertandingan. Mereka siap tempur dan siap memberikan yang terbaik untuk tim dan para pendukungnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
