
BERGAIRAH: Suasana riang dan gembira peserta kelas statistik setelah belajar bersama memahami statistik dari dasar hingga advanced. (LPO PP Muhammadiyah untuk JawaPos.com)
GERAKAN dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada mimbar dan ceramah, tetapi juga merambah ke dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Moch. Rizky Pratama Putra, Reporter JawaPos.com
---
Hal ini menjadi bagian dari strategi Muhammadiyah dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang populer dan disukai banyak orang.
Menurut Irwan Akib, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam sebuah acara di Universitas Muhammadiyah Surabaya, olahraga, termasuk sepak bola, bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga merupakan bagian integral dari dakwah Muhammadiyah. "Harapannya, dakwah Muhammadiyah bisa menyentuh semua sektor kehidupan, termasuk dunia olahraga," ungkap Irwan.
Dalam konteks ini, pelatihan statistik sepak bola dan media officer yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah bukanlah semata-mata sebuah kegiatan biasa. Hal ini merupakan bukti nyata dari kepedulian Muhammadiyah terhadap perkembangan olahraga di Indonesia.
Irwan menjelaskan bahwa melalui analisis statistik dalam sepak bola, informasi yang kompleks dan akurat dapat diperoleh, dan jika disajikan dengan baik oleh media officer klub, dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pertandingan kepada publik.
“Angka-angka dalam sepak bola itu bisa dikualitatifkan,” tegas Irwan yang pernah cukup lama belajar statistik.
Irwan menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui Lembaga Pers, Publikasi, dan Online (LPO) nya, berupaya memperluas sayap dakwahnya melalui berbagai bentuk kegiatan, termasuk di dalamnya olahraga. Baginya, sentuhan lain dalam menyajikan pertandingan sepak bola dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi penonton.
Oleh karena itu, Irwan mendorong untuk pengembangan pelatihan semacam ini di daerah-daerah lain, dengan melibatkan kerja sama antara Muhammadiyah, PSSI, dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia.
Dalam perjalanan panjangnya, Muhammadiyah telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat dakwahnya melalui berbagai jalur, termasuk melalui olahraga. Langkah-langkah yang diambil, seperti pelatihan statistik sepak bola dan kerja sama dengan klub-klub sepak bola di daerah, merupakan bukti nyata dari tekad Muhammadiyah untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam membangun bangsa melalui berbagai bidang kehidupan, termasuk olahraga.
Dalam mengakhiri pembicaraannya, Irwan menegaskan bahwa upaya Muhammadiyah dalam menguatkan sayap dakwahnya melalui sepak bola tidak akan berhenti di satu titik. Langkah ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke berbagai daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, tidak hanya dalam hal hiburan, tetapi juga dalam peningkatan pemahaman akan nilai-nilai Islam yang diusung oleh Muhammadiyah.
“Saya kira pelatihan semacam ini bisa dikembangkan ke daerah-daerah lain. Kita pun 170 perguruan tinggi. Seperti di Papua sudah dimulai. Di sana ada klub sepak bola dan punya lapangan tempat latihan. Kita bisa kerja sama dengan PSSI,” tutup Irwan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perjuangan Muhammadiyah dalam menguatkan sayap dakwahnya melalui sepak bola adalah sebuah kisah perjalanan panjang yang penuh dengan komitmen, dedikasi, dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
