
Duel perebutan bola antara Wahyudi Hamisi dan Robson Duarte.
JawaPos.com - Tindakan brutal dan barbar yang dilakukan pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi saat menendang kepala pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira menjadi sorotan. Ternyata, selain menendang kepala Bruno dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/3), Wahyudi Hamisi juga tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke Robson Duarte.
Seperti potongan video yang diunggah Instagram infobolaindo_, terlihat momen Wahyudi Hamisi mengacungkan jari tengah ke gelandang Persebaya itu. Momen tersebut terjadi usai duel perebutan bola kedua pemain.
Robson Duarte menggiring bola di sisi kiri pertahanan PSS Sleman. Dia dibayangi oleh Wahyudi Hamisi. Gelandang PSS itu terus menempel dan berusaha merebut bola yang dikuasai Robson Duarte. Wahyudi terlihat mampu menahan gerak Robson Duarte dan bola keluar meninggalkan lapangan. Di saat itulah terlihat Wahyudi Hamisi mengacungkan jari tengah ke Robson Duarte.
"Wahyudi Hamisi terlihat mengacungkan jari tengah kearah Robson. Gimana menurut kalian sob?" tulis akun Instagram infobolaindo.
Beragam komentar dari netizen pun memenuhi laman akun Instagram infobolaindo. Mereka menghujat aksi tak terpuji Wahyudi Hamisi.
"Nendang kepala bruno itu tidak sengaja itu mungkin juga gk sengaja ????," sindir salah satu netizen.
"Mending diam dirumah aja kalau pemain kaya gitu mah ????," tambah komentar netizen lainnya.
"Bad attitude, mengingatkan kita kepada salah satu pemain yg skrng karir nya juga hancur Ahmad hisam tole," tulis @danang_no***.
"Saya pendukung arema fc, rival 90 mnit psby dari jaman ken arok tapi klo lihat tindakan kasar dan arogan dan mencederai nilai sportivitas kli ini saya samgat setuju si hamisi di sangsi sebagai bentuk disiplin atlit olahraga," tulis @berkah***
Sebelumnya permintaan maaf yang disampaikan oleh PSS Sleman dan Wahyudi Hamisi, atas insiden tendangan ke kepala Bruno Moreira dalam pertandingan melawan Persebaya telah menjadi sorotan. Dalam postingan resmi di Instagram @psssleman, PSS menyampaikan permintaan maaf atas aksi Wahyudi Hamisi kepada Bruno Moreira. Mereka berharap agar tidak ada cedera atau efek lanjutan yang disebabkan oleh insiden tersebut.
Dalam video permintaan maaf yang diunggah oleh PSS, Wahyudi Hamisi menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Dia menyatakan bahwa tidak ada niatan untuk melukai Bruno Moreira, namun insiden tersebut terjadi dalam momen yang tidak terduga.
Meski demikian, beberapa netizen menilai bahwa penjelasan tersebut tidaklah memadai untuk menghindari sanksi yang lebih berat.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, di sini saya Wahyudi Hamisi, pemain PSS Sleman, ingin meminta maaf kepada Bruno atas kejadian kemarin yang terjadi di pertandingan antara PSS Sleman dan Persebaya Surabaya,” buka Wahyudi.
“Di sini saya akan menjelaskan tentang kejadian yang terjadi di pertandingan kemarin, di situ sebelumnya Bruno sudah terjatuh lebih dulu karena ada benturan dengan salah satu rekan tim saya," tuturnya.
"Nah saya berpikir di situ akan memberikan pelanggaran untuk Persebaya, tapi ternyata pertandingan masih terus berlanjut dan Duarte shooting waktu itu dan ditepis sama Pinthus, rebound jatuh ke pemain Persebaya Surabaya lagi, dan di situ pemain Persebaya juga saya pikir ingin melakukan fair play atau menahan bolanya stop untuk sementara karena ada Bruno jatuh,” pungkas Wahyudi Hamisi.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
