Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2024 | 18.35 WIB

Profil Tommy Manggopa, Wasit Persebaya vs Bhayangkara FC yang Pernah Berstatus Pemain Profesional

MANTAN PEMAIN: Tommy Manggopa ternyata pernah menjadi pemain profesional sebelum memilih jalur sebagai wasit PSSI. (Instagram/@persebayafans.27) - Image

MANTAN PEMAIN: Tommy Manggopa ternyata pernah menjadi pemain profesional sebelum memilih jalur sebagai wasit PSSI. (Instagram/@persebayafans.27)

JawaPos.com – Pelatih biasanya menjadi karier lanjutan bagi para mantan pemain yang sudah memutuskan gantung sepatu, tapi hukum tak tertulis itu tak berlaku bagi Tommy Manggopa.

Pria asal Bolaang Mangondow, Sulawesi Utara, ini justru memilih menggeluti dunia wasit setelah memutuskan pensiun sebagai pemain. Sebelumnya, Tommy sempat bermain bersama Persibom Junior (1994-2000), dan Persmin Minahasa (2000-2008).

Wasit kelahiran Dumoga, 23 Juni 1978, tersebut pernah membawa Persmin meraih juara ketiga sekaligus team fair play pada Kompetisi Divisi Utama. Dia juga pernah bermain di kampung halaman bersama Persibom Bolaang Mangondow (2009), hingga sempat membela Manado United (2010).

Namun, arus jalan hidup Tommy membawanya menjadi wasit PSSI setelah memutuskan pensiun. Apalagi, dirinya pernah mengikuti kursus wasit C3 pada 2007, dan wasit C2 setahun kemudian. Dia akhirnya mendapatkan linsensi wasit nasional PSSI (wasit C1) pada 2009.

Perjalanan itu pula yang membuat mantan rekan Fabio Beltrame di Persmin ini menjadi sang pengadil di lapangan. Bahkan, dia ditunjuk operator liga (PT LIB) dan PSSI sebagai wasit pertandingan antara Persebaya Surabaya menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBT, Minggu (4/2).

Namun, berdasarkan statistik dari Transfermarkt, Tommy dianggap masih minim jam terbang di Liga 1 musim ini. Dia tercatat baru memimpin satu laga pada pekan 18 antara Persikabo 1973 vs RANS Nusantara FC.

Selebihnya, Tommy lebih banyak memimpin pertandingan Liga 2 musim ini. Dia telah memimpin lima pertandingan Liga 2 sejak 11 September 2023.

Selain itu, Tommy juga pernah dilaporkan oleh manajemen Persipa Pati karena dianggap berat sebelah saat memimpin laga antara Persipa Pati menjamu Putra Delta Sidoarjo pada Grup CC babak 16 besar Liga 3 musim lalu.

Meski kedua tim bermain imbang 1-1, tapi manajemen Persipa menilai kebijakan Tommy berat sebelah ketika memberikan akumulasi kartu kuning kepada pemain Persipa tanpa peringatan.

Kini, patut disimak kepemimpinan Tommy ketika menjadi pengadil di Stadion GBT. Semoga dia dapat menjalankan tugasnya sebagai wasit yang fair antara Persebaya kontra Bhayangkara.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore