
Rendi Irwan IG Deltras Sidoarjo vs PSBS Biak
JawaPos.com-Deltras FC masih menyisakan satu laga di Papua. The Lobster akan menghadapi Persipura Jayapura pada Minggu (18/9). Tim pelatih meminta pemain tampil dengan sangat hati-hati.
Sebab, berkaca pada laga sebelumnya, Deltras kalah 0-1 dari PSBS Biak (10/9). Gol semata wayang dicetak melalui eksekusi penalti. Nah, pelanggaran itu diberikan saat pemain dalam posisi offside. Kejadian tersebut tidak ingin diulangi ketika Deltras bersua Persipura.
Tim pelatih sudah memberikan peringatan kepada semua pemain. ”Apakah ada antisipasi agar hal nonteknis tidak terjadi? Kami meminta anak-anak tidak bermain ceroboh di belakang. Jangan gegabah, termasuk jangan asal tarik garis offside,” jelas pelatih Deltras Ibnu Grahan kepada Jawa Pos.
Dengan begitu, tim bisa terhindar dari pelanggaran di area berbahaya.
Ibnu sudah memberikan gambaran kepada pemain. ”Saya sudah memperlihatkan video pelanggaran di laga sebelumnya. Jangan sampai hal itu terulang lagi,” tegas pelatih asli Surabaya tersebut.
Dia juga meminta pemain lebih bersemangat. ”Karena kami bakal main di stadion yang lebih bagus ketimbang sebelumnya,” ujar Ibnu.
Sebelumnya, Deltras bermain di Stadion Cendrawasih, Biak. Untuk laga kontra Persipura, mereka akan dijamu di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.
Kondisi stadion tersebut jelas lebih bagus. Apalagi, tahun lalu Stadion Lukas Enembe sukses menjadi venue PON 2021. Kualitas rumput dipastikan lebih baik.
Ibnu ingin pemainnya memanfaatkan kondisi tersebut.
”Tinggal bagaimana adaptasi anak-anak nanti saat di lapangan,” kata mantan pelatih PSG Pati tersebut.
Skuad The Lobster memang berlatih di Jayapura sejak Senin (12/9). Mereka melakukan latihan di kawasan Waena, Kota Jayapura. Meski begitu, Ibnu menyebut bahwa masih ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satu yang paling ekstrem adalah cuaca. Di Jayapura, kondisi cuaca tidak bisa ditebak.
”Saat siang sering panas, tapi pas malam kadang hujan deras. Jadi, kondisi cuaca tidak menentu. Kadang hujan, kadang panas,” ungkap Ibnu. Kondisi itu jelas menjadi ancaman bagi fisik pemain. Karena itu, Ibnu meminta pemain menjaga kondisi.
Ibnu berharap Deltras mampu memberi kejutan. Dia tidak ingin timnya kembali menelan kekalahan.
”Kami sudah jauh-jauh datang ke Papua. Kami tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Setidaknya kami ingin membawa oleh-oleh saat pulang ke Sidoarjo nanti,” tandas Ibnu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
