AYO BANGKIT: Djajang Nurjaman bertekad membangkit semangat pemain Persela Lamongan jelang laga kontra FC Bekasi City. (Persela Lamongan)
JawaPos.com - Persela Lamongan, di bawah asuhan Head Coach Djajang Nurjaman alias Djanur, merasakan tekanan berat setelah hasil kurang memuaskan dalam laga sebelumnya melawan Malut United. Dengan tekad bulat, Djanur kini fokus pada tugasnya membangkitkan mental para pemainnya yang terpengaruh oleh hasil buruk tersebut.
Dilansir dari Jawa Pos Radar Lamongan, Djanur mengungkapkan suasana tegang dan tinggi tensi yang dirasakan saat menjalani pertandingan kandang melawan Malut United. Semua pemain merasa terpukul karena tidak mampu mencapai target yang diharapkan. Dengan usia 64 tahun, Djanur terus memberikan motivasi kepada skuadnya agar tetap tampil all-out dalam laga terakhir mereka.
"Tetap kerja keras, profesional untuk menyelesaikan pertandingan hingga akhir," tegas Djanur, menunjukkan tekadnya untuk membawa Persela meraih hasil positif dalam laga krusial melawan FC Bekasi City.
Skuad Laskar Joko Tingkir telah memulai persiapannya untuk laga terakhir babak 12 besar Liga 2 dengan melakukan sesi latihan di training ground. Djanur menekankan pentingnya fokus dan profesionalisme dalam persiapan menjelang pertandingan melawan tuan rumah, FC Bekasi City, yang dijadwalkan pada Sabtu, 3 Februari.
Laga ini menjadi sangat penting bagi Persela Lamongan, karena jika mampu meraih tiga poin, mereka bisa membuka peluang untuk memperebutkan satu tiket runner-up terbaik. Djanur optimis dan berharap agar pemainnya tetap tenang menghadapi tekanan, dengan fokus untuk menyelesaikan pertandingan dengan baik.
"Kita harus fokus dan semoga ada keberuntungan untuk Persela, intinya tetap optimistis," ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut, mencerminkan semangat positif yang ingin ditanamkan dalam timnya.
Dalam persiapan menjelang laga, Djanur juga memberikan arahan terkait kehadiran dua pemain asingnya. Jonathan Campbell masih harus absen karena pemulihan cedera lutut, sementara Kim Do-Hyun sudah siap dimainkan melawan Laskar Kuda Hitam, julukan FC Bekasi City. Djanur meminta para pemainnya untuk tetap tenang dan menghindari kesalahan yang dapat merugikan tim.
"Saya minta pemain untuk lebih tenang dan jangan sampai merugikan tim dengan kesalahan yang dibuat," ucap Djanur dengan tegas, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan fokus dalam menghadapi pertandingan yang akan datang.
Dengan semua persiapan dan semangat yang dimiliki, Persela Lamongan bersiap untuk menghadapi ujian berat melawan FC Bekasi City. Djanur dan para pemainnya bertekad untuk bangkit dan mengubah kekecewaan menjadi kemenangan, menjelang laga penting yang dapat menentukan nasib mereka dalam Liga 2. Semua mata akan tertuju pada pertandingan tersebut, dan Persela Lamongan siap memberikan pertunjukan terbaik mereka untuk meraih hasil positif dan melangkah lebih jauh dalam turnamen ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
