
MAKSIMALKAN SKUAD: Paul Munster punya tantangan berat untuk memaksimalkan pemain yang ada agar Persebaya Surabaya bisa meraih hasil maksimal. (Persebaya)
JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster memberikan pandangan positif terhadap pertandingan internal yang digelar sebagai bagian dari persiapan menyongsong lanjutan Liga 1 musim ini.
Meskipun merasa puas dengan performa secara keseluruhan, Paul Munster menggarisbawahi tantangan dalam mencapai keseimbangan antara mencetak gol dan menjaga kestabilan pertahanan.
Dalam pertandingan internal 11 lawan 11, Paul Munster menunjukkan kepuasannya meskipun ada beberapa situasi yang membuatnya tidak senang.
Pergantian pemain di babak kedua bertujuan untuk meningkatkan persaingan internal di dalam tim. Meskipun ini pertandingan pertama setelah serangkaian latihan rutin, pelatih asal Irlandia Utara itu melihat positifnya pemahaman para pemain terhadap konsep permainan yang diinginkan.
“Tapi, Anda lihat di babak kedua saya mengubah, mengganti beberapa pemain karena kami ingin persaingan dalam tim,” jelas Paul Munster.
Pada aspek penyerangan, Persebaya Surabaya berhasil mencetak tiga gol, sebuah prestasi yang dinilai baik oleh Paul Munster. Namun, kekecewaan muncul dari kebobolan satu gol, mengingat pelatih tersebut menginginkan clean sheet.
Meskipun demikian, Paul Munster melihat ini sebagai peluang untuk memperbaiki dan menyesuaikan strategi pertahanan tim. “Secara keseluruhan, saya puas,” ungkap Paul Munster.
“Anda tahu ini adalah pertandingan pertama karena kami telah berlatih setiap hari,” jelasnya melihat perkembangan positif anak asuhnya.
“Para pemain mulai memahami bagaimana kami ingin bermain, jadi kami mengusahakannya,” papar Paul Munster terkait pemahaman taktik pemain Persebaya Surabaya.
Paul Munster menegaskan dirinya puas dengan kinerja timnya secara keseluruhan, meskipun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Fokus utamanya adalah pada perbaikan dalam menciptakan keseimbangan antara efektivitas serangan dan kekukuhan pertahanan.
“Ada beberapa situasi yang jelas saya tidak senang, tapi tidak apa-apa karena sekarang saya punya waktu untuk memperbaikinya dalam latihan dan juga menunjukkan situasi ini kepada para pemain,” ujar Paul Munter.
“Itu adalah 3 gol. Kecewa,” ungkap kekecewaan Paul Munster. “Tapi, secara keseluruhan positif. Kami mencetak banyak gol,” lanjutnya.
“Kami kebobolan karena saya ingin clean sheet, jadi jelas ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Saya masih punya waktu dan itu bagus,” tutup pelatih yang datang ke Surabaya ditemani oleh pacarnya tersebut.
Meski meraih kemenangan, keinginan Paul Munster untuk clean sheet menunjukkan standar tinggi yang diterapkan pada timnya. Pelatih ini memiliki keyakinan bahwa dengan waktu yang dimilikinya, dia dapat memperbaiki kelemahan yang ditemui dalam pertandingan internal tersebut.
Dalam melihat ke depan, Paul Munster berencana untuk terus membangun pemahaman para pemain terhadap konsep permainan yang diinginkan. Latihan akan diarahkan pada memperbaiki aspek-aspek tertentu yang menjadi fokus perbaikan. Keseimbangan antara mencetak gol dan menjaga kekukuhan pertahanan akan terus menjadi fokus utama.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
