
Anang Ma
JawaPos.com – Di tengah gemerlapnya sejarah Persebaya Surabaya, satu nama terpatri sebagai legenda hidup, Anang Ma'ruf. Profilnya yang penuh warna, mulai dari trofi gemilang hingga perjuangan sebagai pengemudi ojek online, menandai perjalanan karier yang tak terlupakan.
Seputar Anang Ma'ruf: Dari Green Force ke PSSI Primavera
Anang Ma'ruf, lahir pada 28 Mei 1976 di Surabaya, bukan hanya sebatas nama dalam sepak bola Indonesia. Dia memulai kariernya pada awal 1990-an bersama Persebaya Surabaya dan meraih trofi juara di Liga Indonesia. Namun, langit Eropa memanggilnya, dan Anang menjajaki dunia sepak bola Italia dengan mengikuti PSSI Primavera.
Kehidupan Pasca-Sepak Bola, Dari Bali hingga Tukang Ojek
Pada 2013, Anang Ma'ruf memutuskan gantung sepatu walau perjuangannya belum usai. Dia terjun ke dunia pelatihan di sebuah sekolah sepak bola di Surabaya, menunjukkan hasratnya untuk berbagi ilmu dengan generasi muda. Namun, investasinya di Bali tidak berjalan sesuai harapan, membuatnya harus mencari mata pencaharian baru.
Pada tahun 2015, Anang menjadi sorotan publik ketika memilih menjadi pengemudi Gojek. Keputusan ini mengundang perbincangan luas, tetapi Anang menyikapinya dengan kepala tegak, menyatakan bahwa ini adalah bagian dari perjalanan hidupnya.
Dari Ojek ke Dispora Surabaya, Kisah Inspiratif Legenda Hidup Green Force
Kisah Anang Ma'ruf tidak berhenti di perjalanan ojeknya. Keterlibatannya dalam dunia olahraga membawanya kembali ke lapangan, kali ini sebagai staf di bidang olahraga dan prestasi Dispora Surabaya. Tugasnya melibatkan pengawasan aset olahraga Pemkot Surabaya, termasuk Stadion Gelora 10 November yang pernah menjadi saksi perjuangannya sebagai pemain.
Anang Ma'ruf, Kekasih Sepak Bola yang Tetap Setia pada Mimpi
Meski telah mengalami pasang surut, Anang tetap setia pada cintanya pada sepak bola. Kini, dengan lisensi kepelatihan C AFC, dia menangani Bhayangkara U-16, membimbing para pemain muda untuk mencapai potensi maksimal mereka di lapangan.
Mimpi Hijau yang Belum Terwujud: Menjadi Bagian dari Staf Persebaya Surabaya
Sebagai mantan pemain legendaris Persebaya Surabaya, keinginan Anang Ma'ruf untuk kembali ke pangkuan Green Force sangat besar. Namun, dia menyatakan tidak mau berharap terlalu banyak, sementara tetap menjaga semangat dan dedikasinya terhadap sepak bola.
Anang Ma'ruf, Nama yang Terukir Abadi di Hati Bonek
Profil Anang Ma'ruf bukan hanya sekadar kisah seorang pemain sepak bola, melainkan perjalanan hidup yang penuh inspirasi dan semangat. Dari kejayaan di lapangan hingga keputusan kontroversial menjadi tukang ojek, Anang Ma'ruf tetap menjadi legenda hidup yang tak terlupakan di hati suporter Persebaya Surabaya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
