
PSM vs Persik Kediri Liga 1 Twitter Youssef
JawaPos.com-Duel dua tim terluka. Tajuk yang pas kala Persik Kediri bersua Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, malam nanti (live Indosiar pukul 20.45 WIB). Kedua tim memang baru saja mencatat hasil minor dalam laga sebelumnya.
Persik kalah oleh Persela Lamongan (25/10), sedangkan Persija dikandaskan Persebaya Surabaya. Kedua tim kalah dengan skor identik, 0-1.
Praktis, duel kali ini bakal jadi ajang untuk bangkit. Persik ingin menang untuk menjauh dari zona degradasi, sedangkan Persija ingin merangsek ke papan atas.
Karena sama-sama ngotot, pelatih karteker Persik Alfiat meminta anak asuhnya waspada. Apalagi, Persija dianggap punya materi pemain yang lebih berkualitas.
’’Hampir semua pemain Persija bagus. Pemain mudanya juga berbahaya. Yang jelas, kami harus disiplin. Jangan sampai lawan leluasa memegang bola,’’ kata Alfiat.
Secara khusus, dia menyebut Riko Simanjuntak dan Marko Simic sebagai duet berbahaya. Dua pemain itu tidak akan diberi ruang sedikit pun.
’’Kalau bisa, kami akan hentikan serangan mereka dari lini tengah. Jangan sampai ada through pass ke Simic,’’ jelas Alfiat. Sejauh ini Simic jadi pemain kunci Persija dengan torehan lima gol.
Kans Persik untuk membuat kejutan cukup terbuka. Sebab, Persija tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Bek Marco Motta dipastikan absen akibat akumulasi kartu. Belum lagi kondisi fisik pemain yang belum mencapai 100 persen. Pelatih Persija Angelo Alessio tidak menampik hal itu.
’’Harus diakui beberapa pemain masih kelelahan karena jadwal padat,’’ jelas pelatih asal Italia tersebut.
Karena itu, Alessio juga belum menentukan siapa pemain yang bakal menjadi starter. ’’Saya akan lihat sampai besok (hari ini) bagaimana kondisi pemain,’’ ucapnya.
Sejatinya, bukan hanya Persija yang kelelahan. Persik juga demikian. Namun, Alfiat memastikan bahwa anak asuhnya siap tampil. ’’Kami sudah manfaatkan recovery dengan maksimal. Kondisi anak-anak terus meningkat. Kami siap menang,’’ tegasnya.
Alessio tidak takut dengan psywar Persik. Sebab, meski kelelahan, anak asuhnya sedang memiliki motivasi tinggi.
’’Setelah kalah oleh Persebaya, saya marah. Anak-anak juga marah. Kami ingin membalas kekalahan itu dengan kemenangan di laga lawan Persik,’’ jelasnya.
Kemenangan tersebut dianggap sangat penting. ’’Karena kami harus tetap menjaga kans untuk berada di papan atas,’’ imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
