
Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persija. (persebaya.id)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya gagal meraih poin penuh ketika menghadapi Persija Jakarta di hadapan ribuan Bonek yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (9/12).
Transisi Bertahan
Dalam jalannya pertandingan hampir 70% serangan Persija bisa masuk ke sepertiga akhir pertahanan Persebaya melalui flank kanan yang ditempati Kasim Botan dan Catur Pamungkas.
Kondisi ini disebabkan oleh Kasim Botan yang sering telat turun karena terlalu bermain offensive, sehingga naik terlalu tinggi ketika menyerang.
Situasi ini kemudian meninggalkan lubang yang jarang bisa diantisipasi oleh Catur Pamungkas yang terlalu dalam.
Transisi Menyerang
Belum lagi kinerja Hidayat yang sering melakukan covering area yang ditinggalkan oleh Kasim Botan. Situasi ini membuat lini tengah Persebaya kosong ketika melakukan transisi cepat dari fase bertahan ke fase menyerang.
Praktis hanya Song Ui-yong yang bisa melakukan progresi ke depan dan menyisir flank kiri Persebaya tepat di belakang Bruno Moreira.
Namun, kondisi ini yang kemudian menyebabkan serangan Persebaya bertumpu di flank kiri dengan motor serangan Bruno Moreira.
Bruno Moreira bisa leluasa melakukan inverted ke kotak penalti karena posisinya diback-up oleh Song Ui-yong yang melebar ke area Bruno Moreira. Hampir 60% serangan Persebaya berawal dari flank kiri mereka.
Perubahan Gaya Bermain Uston Nawawi
Situasi yang menarik lainnya adalah dalam dua pertandingan terakhir di bawah komando pelatih interim, Uston Nawawi.
Persebaya mencoba untuk lebih proaktif dan menguasai jalannya pertandingan, hipotesis ini dikuatkan oleh temuan data yang menunjukkan ball possession pada dua pertandingan terakhir.
Ball possesion:
51% vs #Persija

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
