JawaPos.com - Tampil di kandang lawan, Persik Kediri berhasil menghajar tuan rumah Persib Bandung tanpa ampun.
Macan Putih sukses menekuk Pangeran Biru di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan skor 0-2, yang sekaligus memantapkan posisi Macan Putih di papan atas klasemen sementara Liga 1.
Dengan kemenangan tersebut, Persik Kediri juga turut mengakhiri rekor manis yang ditorehkan Persib Bandung yakni tak terkalahkan di 14 laga terakhir Liga 1 musim 2023/2024.
Persik Kediri berhasil memetik kemenangan lewat dua gol yang dicetak Renan Silva dan Anderson do Nascimento.
Pada menit ke-49 Renan Silva mencetak gol lewat tendangan penalti, kemudian di menit ke-59 Anderson do Nascimento menggenapinya menjadi 0-2 melalui tendangan bebas.
Melansir dari laman resmi klub,
persikfc.id pada Senin (11/12), pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengungkapkan bahwa dirinya bangga dengan permainan anak asuhnya di laga kontra Persib Bandung yang menurutnya merupakan salah satu tim terkuat di kompetisi BRI Liga 1 musim ini.
"Malam ini saya sangat senang dan mungkin malam yang akan selalu kami ingat, karena sejak awal kami sudah tahu akan menghadapi lawan yang akan sulit. Saya juga mengapresiasi perjuangan pemain (Persik Kediri) di lapangan, karena apa pun taktik strategi yang saya siapkan semua bergantung ke mereka," ujarnya usai pertandingan, dikutip dari laman resmi klub pada Senin (11/12).
Marcelo Rospide mengaku dirinya sudah menyiapkan taktik dan strategi sejak awal pekan untuk mencari tahu kekuatan Persib Bandung dan saat pertandingan berlangsung, Persik Kediri mencoba meredamnya di sepanjang pertandingan.
"Di babak pertama kami bisa mengontrol permainan, namun sayang tidak bisa menyelesaikan peluang yang tercipta. Di babak kedua kami bisa mencetak gol cepat dan setelah itu Persib Bandung bisa menekan, tetapi saya senang Persik Kediri bisa bermain disiplin dan mencetak gol kedua serta mempertahankannya hingga akhir pertandingan," ungkapnya.
Dengan kemenangan tersebut, tim berjuluk Macan Putih ini naik ke posisi enam klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 33 poin.
Kini, Persik Kediri memiliki modal yang bagus untuk pertandingan selanjutnya menghadapi PSM Makassar di Stadion Brawijaya, Kediri.
Di momen terpisah, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui kekalahan timnya dari Persik Kediri. Dirinya kecewa dengan performa anak asuhnya yang tidak bermain bagus dan tak sesuai dengan harapan.
“Selelah 14 pertandingan tidak terkalahkan, tentunya ini hasil yang tidak kami harapkan. Saya tidak melihat bahwa tim tampil baik, kami menerima kekalahan (dari Persik Kediri),” kata Bojan dalam konferensi usai pertandingan, dilansir dari laman resmi klub
persib.co.id pada Senin (11/12).
Terkait jalannya pertandingan, Bojan Hodak turut mengakui kualitas lini tengah Persik Kediri. Terutama trio Renan Silva, Ze Valente, dan Bayu Otto yang bermain dengan tangkas.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengungkapkan bahwa satu di antara kelemahan Pangeran Biru, julukan Persib Bandung, ada di lini tengah. “Problem di lini tengah. Ini jadi bahan evaluasi untuk pertandingan ke depannya,” tegasnya.
Sementara, pencetak gol kedua bagi Persik Kediri, Anderson do Nascimento menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh suporter dan warga Kediri yang terus mendukung Macan Putih.
"Saya tahu mereka malam ini mengadakan nonton bareng untuk mensupport kami, itu dukungan yang sangat luar biasa. Soal gol saya itu semua berkat latihan, di setiap sesi latihan kami selalu berlatih bersama. Sekarang kami harus terus fokus karena setiap laga di Liga Indonesia sangat berat dan semua laga adalah final bagi Persik Kediri," tegasnya
***