
JADI SOROTAN: Yahya Alkatiri (kiri) ketika mendampingi Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (9/12).
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mencatatkan rekor baru sejak diakuisisi Azrul Ananda. Untuk kali pertama Green Force belum pernah menang dalam tujuh laga beruntun. Kondisi itu membuat Bonek memiliki satu tuntutan: Yahya Alkatiri out!
Manajer Persebaya tersebut dianggap sebagai biang kerok performa buruk tim. Apalagi, Yahya sudah gagal memenuhi target yang diberikan Bonek: meraih 7 poin dari 3 laga di putaran kedua.
Dalam tiga laga terakhir, Green Force hanya meraih dua poin. Tapi, sampai saat ini posisi Yahya masih aman. Hal itu membuat Koordinator Green Nord Husin Ghozali bingung.
’’Padahal, Persebaya sudah tujuh laga tidak pernah menang. Apakah ada yang salah di tim ini?’’ ujar pria yang akrab disapa Cak Cong itu.
Devara Noumanto tidak kalah kesal. Koordinator Tribun Kidul itu bingung kenapa Yahya tidak kunjung out. Padahal, saat demo Bonek 30 Oktober lalu, pengurus klub dianggap menyetujui target 7 poin dalam 3 laga.
’’Karena tuntutan kami sudah tidak tercapai, seharusnya (karier) manajer sudah selesai,’’ kata pria yang akrab disapa Sinyo itu.
Jika Yahya benar out, siapa sosok yang pantas mengisi posisi manajer Green Force? Sinyo menyebut pengurus klub tidak perlu jauh-jauh cari pengganti.
’’Saat ini sosok Candra Wahyudi sangat cocok mengisi posisi manajer. Karena Candra ini kan direktur operasional juga. Jadi bisa langsung mengambil alih kebijakan,’’ bebernya.
Candra pernah menjabat manajer Green Force tahun 2018 sampai 2022. Pria asli Bojonegoro itu pernah membawa Persebaya finis sebagai runner-up di Liga 1 2019.
Lalu membawa Green Force meraih gelar Piala Gubernur Jatim 2020. Di musim terakhirnya pada Liga 1 2021–2022, Candra membawa Persebaya finis di posisi kelima.
Sinyo berharap Candra bisa kembali memimpin tim secara langsung. Sebab, Green Force saat ini dianggap butuh sosok berpengalaman di posisi manajer.
Baca Juga: Tiga Parpol Resmi Berikan Rekomendasi Maju Pilgub Jatim 2024, Bacawagub Khofifah Ditetapkan Januari
’’Semoga Candra in. Tapi, Azrul (Ananda) sebagai CEO klub juga harus turun tangan langsung. Karena prestasi tim yang sangat jauh dari target awal (juara),’’ jelas Sinyo.
Soal itu, Jawa Pos mencoba melakukan konfirmasi ke Candra. Tapi, tidak ada jawaban yang diberikan soal posisi manajer. Pihak manajemen juga belum mengeluarkan statement apa pun soal posisi Yahya saat ini. (gus/c17/ali)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
