
PENGGANTI: Pelatih fisik Persebaya Muhammad Alimudin memimpin latihan Green Force di Lapangan THOR kemarin sore.
JawaPos.com - Tidak ada Uston Nawawi dalam sesi latihan Persebaya Surabaya. Hanya pelatih fisik Muhammad Alimudin yang memimpin latihan di Lapangan THOR kemarin sore.
Padahal, Green Force bakal menghadapi laga klasik. Mereka akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 9 Desember nanti. Lalu, bagaimana persiapan pemain melawan Persija tanpa pelatih kepala?
Winger Oktafianus ’’Ofan’’ Fernando mengaku tidak masalah. Sebab, latihan tetap berjalan lancar. ’’Karena program latihan yang diberikan juga dari coach Uston. Coach Alimudin juga bilang, yang penting kami fokus untuk memperdalam chemistry di lapangan antara pemain baru dan pemain lama,’’ ujar pemain 30 tahun itu.
Soal lima laga tanpa kemenangan, Ofan menyatakan tak mau hal itu jadi beban. Sebagai pemain senior, dia berusaha menyatukan skuad. Mengumpulkan semua pemain di satu tempat.
’’Di luar lapangan, pemain asing dan lokal harus ketemu. Saya buat seperti itu agar rasa kekeluargaan muncul. Itu kebiasaan yang dulu sering kami lakukan,’’ jelas pemain yang sebelumnya membela Persebaya di periode 2017–2022 itu.
Kondisi pemain juga cukup baik. Pelatih fisik Alimudin merasakan sendiri suasana itu selama latihan.
’’Kondisi mental pemain malah sangat bagus. Apalagi, pekan lalu kami dapat hasil lumayan baik. Kami meraih satu poin (melawan RANS Nusantara). Itu jadi tambahan motivasi dan mental yang bagus buat para pemain,’’ bebernya.
Soal tanpa Uston, Alimudin juga menganggap itu bukan sebuah kendala. Apalagi, dia rutin berkomunikasi dengan pelatih 46 tahun tersebut. ’’Saya setiap hari memberi report ke coach Uston. Hasil latihan seperti apa. Begitu terus setiap hari,’’ ungkap Alimudin.
Apakah tidak kerepotan? Apalagi, Alimudin hanya dibantu pelatih kiper Benny van Breukelen. ’’Tapi sekarang kan ada video analysis. Semua aktivitas latihan kami rekam, lalu kami kirim ke coach Uston. Kalau ada evaluasi, kami lakukan di latihan berikutnya,’’ jelas Alimudin.
Sejatinya, dua pelatih di lapangan jelas bukan jumlah ideal. Apalagi, total ada 28 pemain Green Force yang ikut berlatih. Tapi, Alimudin ogah sambat.
’’Buat saya sih, apa pun situasi ya, kami harus hadapi. Dan kami harus anggap semuanya sudah ideal,’’ beber pria 36 tahun tersebut. (gus/c17/ali)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
