Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 15.46 WIB

PSS Sleman Minta Suporter Patuhi Aturan Tak Hadir di Seluruh Laga Tandang, Manajemen Ingatkan Perjalanan Tim Masih Jauh

Kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud. - Image

Kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud.

JawaPos.com - Pihak manajemen PSS Sleman mengimbau agar suporter untuk patuh terhadap aturan yang melarang hadir di seluruh pertandingan tandang PSS Sleman di Liga 1 Indonesia musim 2023-2024.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa melalu rilis resmi di laman klub pssleman.id pada Senin (4/12). Hal tersebut disampaikan Gusti sebagai tanggapan atas peristiwa kericuhan suporter yang melibatkan suporter PSS dalam laga tandang melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (3/12).

"PSS sudah tidak kurang untuk memberi tahu pendukungnya untuk tidak hadir di seluruh pertandingan tandang PSS Sleman termasuk di Stadion Jatidiri kemarin. Dalam imbauan tersebut dengan jelas kami beritahu konsekuensi apa yang akan PSS terima atas kejadian lanjutan nantinya," kata Gusti dalam keterangannya, Senin (4/12), dikutip dari laman resmi klub PSS Sleman.

Gusti Randa meminta agar para suporter PSS Sleman bisa mematuhi aturan tersebut dan tak mengulangi kejadian di Stadion Jatidiri. Apalagi, mengingat perjalanan tim Laskar Sembada yang masih panjang di Liga 1.

"Perjalanan PSS Sleman masih panjang di Liga 1. Kami sangat menyayangkan kejadian kemarin dan berharap hal tersebut tidak terulang lagi," kata Gusti.

Manajeman PSS Sleman sangat menyayangkan kericuhan suporter yang terjadi di pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri tersebut. Gusti mengatakan, bahwa seharusnya laga tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

"Kami dari PSS sangat menyayangkan kejadian di akhir laga kemarin. Seharusnya kita bisa mengakhiri laga dengan baik. Namun, ada beberapa oknum yang malah merusak hal (pertandingan) tersebut," terangnya.

Gusti menilai kejadian rusuh antarsuporter seperti yang terjadi kemarin, sudah menodai nilai sportivitas dalam dunia olahraga. Hal anarkis seperti itu, menurutnya tidak semestinya terjadi.

"Tidak hanya dalam kejadian ini saja, hal tersebut sangat kami sayangkan dan tidak seharusnya terjadi," imbuh Gusti.

Menurutnya, seluruh penonton dan para suporter seharusnya bisa menikmati jalannya pertandingan sampai akhir laga, namun malah dirusak oleh beberapa oknum.

Gusti mengatakan bahwa sejatinya manajemen PSS Sleman sudah berulang kali mengimbau para suporternya untuk tidak hadir di seluruh laga tandang PSS. Hal tersebut bertujuan agar PSS Sleman bisa lebih fokus untuk mengarungi sisa laga, sehingga bisa menuai hasil yang positif.

"Tujuannya tentu agar PSS Sleman bisa fokus menjalani pertandingan dan kembali meraih hasil positif," tandasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore