
Skuad Persebaya terus mengasah ketajaman meski sudah mencetak banyak gol dalam 4 laga terakhir.
JawaPos.com – Tak cepat puas tampaknya masuk dalam kamus pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman. Bagaimana tidak, meski menjadi tim tersubur di Liga 1 2018 dengan 59 gol, Djadjang masih terus mengasah ketajaman skuadnya. Performa di laga terakhir melawan Bhayangkara jadi alasan Djadjang untuk terus menggenjot finishing touch skuad Green Force.
Penyelesaian akhir, alias finishing touch menjadi konsentrasi tim pelatih Persebaya Surabaya saat ini. Djanur-sapaan akrab Djadjang Nurdjaman- berharap timnya lebih tajam saat away ke markas PSMS Medan, Sabtu (1/11) malam.
Hal ini tak lepas dari hasil yang diraih saat menjamu Bhayangkara FC, Senin (26/11) lalu. Persebaya mendadak kesulitan mencetak gol ke gawang The Guardians-julukan Bhayangkara. Padahal mereka memiliki total 16 tembakan, 7 di antaranya on target. Namun, Persebaya hanya menang 1-0 atas Bhayangkara FC.
Itu adalah kemenangan dengan skor terkecil yang dicapai Persebaya dalam tujuh pertandingan terakhir. Sebelumnya, Persebaya minimal bisa mencetak tiga gol ke gawang lawannya.
“Banyak sekali peluang yang kami ciptakan. Apalagi David da Silva beberapa kali melakukan tembakan on target. Tetapi semuanya bisa diselamatkan oleh kiper. Penjaga gawang Bhayangkara tampil cemerlang,” ujar Djanur.
“Dari sisi peluang, kami membuat cukup banyak. Tetapi penyelesaiannya harus diasah lagi,” imbuh Djanur. Walaupun persiapan melawan PSMS cukup singkat, ia yakin timnya akan kembali garang di Medan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
