
Adam Alis
JawaPos.com – Timnas Indonesia U-23 proyeksi SEA Games 2021 kembali memetik kemenangan. Seusai menundukkan Tira Persikabo di laga pertama dengan skor 2-0, Evan Dimas dkk menaklukkan Bali United dengan skor 3-1 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, semalam (7/3).
Tiga gol timnas dicetak Kushedya Hari Yudo (35'), Koko Ari Araya (68'), dan Osvaldoo Haay (75'). Sementara itu, satu gol balasan Bali diceploskan Lerby Eliandry (83').
Pada laga tersebut, pelatih timnas Shin Tae-yong (STY) banyak merotasi pemainnya. STY menuturkan, secara keseluruhan, pertandingan kedua itu lebih baik daripada melawan Tira Persikabo. Adanya rotasi juga memengaruhi kebugaran pemain. ’’Jadi, gerakannya makin bagus juga. Saya senang untuk itu,’’ katanya dalam keterangan pers setelah pertandingan.
Juru taktik asal Korea Selatan itu menyatakan, salah seorang pemain yang cukup baik perannya dalam dua pertandingan adalah Adam Alis Setyano. ’’Adam memuaskan. Pemain lain harus bisa mengambil pelajaran seperti Adam. Kalau semuanya mengikuti Adam, bakal meningkat ke depannya,’’ katanya.
Pelatih Bali United Stefano ’’Teco’’ Cugurra mengatakan, tidak berlaga dalam setahun penuh memengaruhi permainan. Namun, dia tetap senang dengan permainan tim.
Kekalahan itu bakal dijadikan bahan evaluasi bagi timnya sebelum tampil di berbagai ajang. Mulai Piala Menpora, Liga 1, hingga Piala AFC.
Selain berhasil mencetak gol, Lerby mengatakan sangat senang bisa kembali bermain. ’’Ini evaluasi ke depannya untuk turnamen dan liga nanti. Semoga jadi awal yang bagus,’’ tuturnya.
Setelah laga melawan Bali United, pemain dikembalikan ke klub masing-masing per hari ini (8/3). Sebelumnya, ada tiga pemain Bali United yang dikembalikan ke tim. Yaitu, Nadeo Argawinata, Sidik Saimima, dan Irfan Jauhari.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menuturkan, setelah ini pelatih membuat road map timnas. ’’Tentunya kita akan komunikasikan dengan klub yang ada. Nanti disesuaikan,’’ ujarnya.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyatakan bahwa pola-pola permainan yang sudah ditemukan STY di dua pertandingan penting untuk terus dijaga.
Apalagi, berdasar pantauan tim, kondisi para pemain baru sekitar 60–70 persen. ’’Pesannya, setelah dikembalikan, fisik pemain harus terus dijaga. Ke depan, mereka harus terus bertemu sehingga terjalin teamwork antar pemain,’’ katanya.
Iwan Bule menyebutkan, pemain akan berkumpul setelah Piala Menpora yang berlangsung pada 21 Maret–25 April. ’’Makanya, kita tunggu road map-nya karena road map-nya berubah-ubah,’’ ucapnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menjelaskan terkait road map yang terus berubah. Menurut dia, hal itu terjadi karena menyesuaikan dengan situasi yang ada. Mulanya ada kans uji coba di luar negeri, tapi tidak jadi karena cukup riskan.
Baca Juga:
Tampil Sensasional, Juara Dunia Junior asal Indonesia Hajar Unggulan 8
Banjir Kesalahan, Eks Juara Dunia Junior Indonesia Dihabisi No 1 India
Juara Dunia Junior Tiga Kali Bantai Telak Sang Pembunuh Raksasa
Selain itu, ada upaya untuk bermain melawan Uni Emirat Arab. ’’Awalnya mereka mau ke sini, tadinya sudah oke. Tapi, kita diundang ke sana. Padahal, kami sedang menghadapi Piala Menpora dan kompetisi. Itu mengapa berubah-ubah,’’ ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
