
Pemain Persebaya Surabaya Dusan Stevanovic (tengah) beradu bola dengan pemain Persib Bandung Nick Kuipers di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (7/10). ANTARA/Rizal Hanafi
JawaPos.com - Laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Sabtu (7/10) sore merupakan laga terakhir di kandang sebelum nantinya Persebaya akan menjadi tim musafir dengan menggunakan stadion di luar dari kandang. Stadion GBT akan steril dari aktivitas pertandingan jelang perhelatan akbar Piala Dunia U-17. Stadion kebanggaan arek-arek Suroboyo itu digunakan pembukaan Piala Dunia U-17 2023 pada 10 November mendatang dan sekaligus pertandingan Grup A.
Pemerintah Kota Surabaya dan stekholder terkait terus mempersiapkan venue piala dunia tersebut. Usai laga Persebaya melawan Persib, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Wiwiek Widayati terlihat di sekitar stadion.
"Sampai saat ini persiapan mendekati final," kata Wiwiek dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Pihaknya telah merampungkan pekerjaan minor seperti pengecekan kapasitas sinyal internet, listrik di seluruh ruangan stadion, pengecekan kabel-kabel hingga bersih-bersih ruang media center.
Baca Juga: Langkah Josep Gombau Usai Persebaya Kalah dari Persib, Perbaiki Dua Kesalahan Para Pemain
"Tak hanya di venue utama saja (Stadion GBT, Red) di stadion latihan seperti lapangan kompleks GBT, Lapangan Thor hingga Gelora 10 November juga kami cek," terangnya.
Tempat parkir yang tahun lalu sudah mulai digarap, saat ini menurut Wiwiek tinggal pengaspalan. Bahkan tempat parkir itu sudah digunakan penonton laga Sabtu sore untuk memarkir kendaraan. Ditargetkan pengaspalan tempat parkir rampung 24 Oktober mendatang.
"Kami cek semua, seperti tempat parkir, kami lakukan juga penanaman pohon hingga pengecekan persiapan tiketing," ujarnya.
Wiwiek juga menambahkan pada tanggal 29 Oktober mendatang, trofi Piala Dunia U-17 akan diarak dari Siola menuju Balai Pemuda. Bersamaan juga pengenalan maskot Piala Dunia U-17 di Balai Pemuda.
Baca Juga: Terungkap Alasan Josep Gombau Larang Paulo Victor jadi Eksekutor Penalti saat Persebaya Menjamu Persib
Sementara itu, Persebaya Surabaya akan menjadi tim musafir dengan melakoni laga home di luar Stadion GBT pada November saat menjamu Persis Solo pada 2 November dan PSIS Semarang pada 26 November. Sedangkan laga melawan Bali United yang harusnya dijamu di kandang Persebaya, harus dialihkan away terlebih dahulu pada 20 Oktober mendatang.
"Kami telah menjajaki Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro. Setelah laga lawan Persib kami akan menentukan home base Persebaya sementara. Kami juga berkoordinasi dengan panpel kedua stadion tersebut serta elemen suporter," kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya, Ram Surahman.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
