
Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail. (Instagram/@officialmarianmihail).
JawaPos.com – PSS Sleman harus mengaku kalah dari Arema FC di pertandingan pekan ke-14 Liga 1 Indonesia musim ini pada Sabtu, (30/9).
PSS Sleman kalah 2-1 dari tim tuan rumah Arema FC yang kini bermarkas di Stadion Kapten I wayan Dipta, Gianyar, Bali imbas dari Tragedi Kanjuruhan.
Kekalahan dari Arema FC kembali menggagalkan hasrat PSS Sleman untuk membuat suporternya tersenyum usai rentetan hasil negatif.
Dua gol penalti striker Arema FC, Gustavo Almeida pada menit ke-45 dan menit ke-84 membuat PSS harus memperpanjang puasa kemenangan di lima pertandingan terakhir.
Satu gol balasan yang dicetak oleh PSS dicetak oleh Thales Lira menit ke-55. Sayangnya pemain asal Brasil juga harus mandi lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua di menit ke-67.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail mengaku tak tahu bagaimana timnya menyikapi hasil pertandingan kontra Arema FC,
“Saya tidak tahu apakah hasil di laga ini bisa dikatakan hasil yang baik. Yang pasti di babak kedua kita kehilangan pemain penting” kata Mihail usai pertandingan.
Pelatih asal Rumania juga mengatakan jika timnya tak diganjar kartu merah maka hasil pertandingan masih bisa berubah.
“Andai saja Thales Lira masih ada di lapangan, mungkin bisa imbang atau lebih baik lagi. Tapi inilah sepak bola,” ungkap Marian Mihail usai laga.
Pelatih berusia 64 tahun juga mengucapkan selamat kepada Arema FC yang berhasil memenangkan pertandingan.
“Selamat untuk Arema FC, selamat untuk coach Fernando Valente yang sudah bekerja keras untuk perjuangan Arema FC keluar dari zona degradasi,” tutur Mihail dikutip JawaPos.com dari laman resmi liga indonesia.
Kekalahan dari Arema FC membuat PSS kini mencatat lima laga beruntun tak pernah menang.
Tim berjuluk Super Elang Jawa hanya mampu meraih tiga poin, hasil dari tiga kali imbang dan dua kali kekalahan.
Padahal sebelumnya tim kebanggaan masyarakat Sleman dan sekitarnya mampu mencatat tiga kemenangan beruntun.
Kekalahan dari Arema FC menempatkan PSS di peringkat ke-13 klasemen sementara dan hanya berjarak lima poin dari zona degradasi yang ditempati Arema FC. ***

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
