Acara launching jersey Gresik United di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu (7/9).
JawaPos.com - Komitmen Gresik United untuk berlaga di Liga 2 dengan tenang dibuktikan. Tadi malam, dalam event launching tim Gresik United untuk musim 2023–2024, tunggakan gaji 22 pemain musim 2017 dilunasi.
Total kekurangan Rp 160 juta dilunasi manajemen baru kepada perwakilan pemain Gresik United musim 2017 Loudry Setiawan. Secara simbolis, Presiden Gresik United Fandi Akhmad Yani memberikan sisa tunggakan kepada Loudry.
CEO Gresik United Muhammad Allan mengatakan, pembayaran tunggakan 22 pemain musim 2017 memang sudah jadi komitmen timnya. Bahkan, sebelum APPI merilis beberapa hari lalu, pihaknya sudah janjian dengan pemain musim 2017 soal tunggakan gaji tersebut.
’’Kami sudah bayar pakai termin. Kami memang sengaja melunasi saat launching. Tapi ya APPI sudah merilis duluan. Tidak masalah, yang jelas kami sudah lunasi,’’ ungkapnya.
Dia berharap, dengan pelunasan gaji tersebut, Gresik United tidak lagi menemui gangguan dalam menjalani Liga 2 musim ini serta fokus bertanding dan mencapai target lolos ke Liga 1.
’’Kami berharap semua berjalan lancar,’’ katanya. ’’Sudah tidak ada tunggakan, sudah beres semua,’’ lanjutnya.
Sementara itu, David Faristian berterima kasih atas komitmen Gresik United. Meski tunggakan tersebut terjadi musim 2017 oleh manajemen lama, dia tidak menyangka manajemen yang baru mau melunasinya. ’’Alhamdulillah tahun ini komitmen terlaksana, ditepati oleh manajemen baru,’’ tuturnya.
David mengaku 22 pemain musim 2017 sempat frustrasi. Perjuangan dia dan rekan-rekannya cukup panjang agar gaji musim 2017 dibayar tuntas oleh Gresik United. ’’Sempat masuk ke ramah hukum juga kan, tidak ada titik temu. Kami sempat mengikhlaskan,’’ ujarnya.
Tapi, sejak tahun lalu, rasa frustrasi itu perlahan hilang. Manajemen Gresik United yang baru ternyata mau melunasi beban tunggakan yang ditinggalkan manajemen lama. ’’Meski tidak cepat, bertahap, alhamdulillah tahun ini dilunasi manajemen yang baru,’’ katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
