Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2023 | 16.00 WIB

Persita Tangerang vs Madura United: Menang agar Bisa Istirahat dengan Tenang  

Brandao Junior sejauh ini sudah mencetak 5 gol dan 1 assist dari 10 laga bersama Madura United.

JawaPos.com – Persaingan di top four Liga 1 sedang sengit. Madura United yang berada di urutan teratas dengan 20 poin ditempel ketat tiga tim di bawahnya. Yakni, Borneo FC Samarinda (19 poin), Bali United (17 poin), dan Barito Putera (17 poin).

Pelatih Madura United Mauricio Ferreira de Souza tidak mau jerih payah Laskar Sape Kerrap –julukan Madura United– dalam menguasai peringkat pertama klasemen sementara direbut pesaing.

Karena itu, Mauricio ingin tim besutannya all-out saat melakoni laga tandang ketika ke markas Persita Tangerang sore ini di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten (live Indosiar pukul 15.00 WIB).

Musim ini, Madura United punya reputasi bagus dalam laga away. Dalam lima laga tandang, Fachruddin Ariyanto dkk baru kalah dua kali. Yakni, kalah oleh Bali United (1-2) dan RANS Nusantara FC (1-3). Tiga laga tandang lainnya berakhir dengan kemenangan atas Barito Putera (2-1), Persikabo 1973 (3-0), dan hasil imbang 1-1 saat melawan Persib Bandung.

Sore ini, Sape Kerrap punya kans untuk memperpanjang catatan positif dalam laga tandang. Pendekar Cisadane –julukan Persita– sedang berada dalam tren yang buruk. Belum pernah menang dalam enam pertandingan berturut-turut.

Perinciannya, sekali imbang dan lima kali kalah. Peluang semakin terbuka karena Persita tidak mendapatkan dukungan penuh suporternya. Sebagian suporter memilih tidak datang ke stadion sebagai bentuk protes terhadap hasil minor tim dalam enam laga terakhir.

Mauricio melihat situasi itu sebagai peluang. Tapi, pelatih 49 tahun tersebut tidak mau para pemainnya justru memandang Pendekar Cisadane dengan sebelah mata. Dia mau Madura United belajar dari pertandingan melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-10 Liga 1 (25/8).

Madura United yang ketika itu bermain home justru harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tim tamu dengan skor kacamata. Padahal, Bhayangkara FC adalah tim yang sedang berada di zona merah.

’’Kami tidak bermain maksimal saat menghadapi Bhayangkara FC. Jadi, apa yang baik dalam laga tersebut harus diambil. Yang kurang baik harus dibenahi,’’ tutur mantan pelatih Flamengo itu di Indomilk Arena kemarin sore.

Mauricio tidak mau timnya terpeleset lagi. Apalagi, Persita adalah lawan terakhir sebelum Liga 1 break karena FIFA Matchday. Kemenangan akan membuat skuad Laskar Sape Kerrap bisa beristirahat dengan tenang.

’’Kami sudah menyiapkan cara untuk menghadapi Persita. Yang pasti, kami tidak fokus pada permainan individu lawan. Kami mewaspadai mereka secara kolektif,’’ tegasnya.

Di sisi lain, pelatih Persita Luis Edmundo Duran masih terus mencari cara agar timnya bisa kembali menang. Namun, ujian yang dihadapi pada pekan ke-11 sangat sulit. Pendekar Cisadane harus bisa mengamankan tiga poin dari tim pemuncak klasemen.

Tapi, dia akan berusaha keras untuk mewujudkan target itu. Menurut pelatih asal Cile tersebut, semua pemain memiliki motivasi tinggi untuk bangkit. Motivasi tinggi itu menjadi modal untuk meladeni permainan Madura United.

Modal lain yang disiapkan Luis adalah memperbanyak variasi serangan. Menurut mantan pemain bertahan Persita itu, meski tidak pernah menang dalam enam laga beruntun, permainan tim sebenarnya cukup bagus. ’’Kami tinggal meminimalkan kesalahan,’’ ucapnya. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore