Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2023 | 19.22 WIB

Wasit Liga 1 Lagi-Lagi Jadi Sorotan, Kali ini Bangkit Sanjaya yang Pimpin Barito Putera vs Persik Kediri

DIANGGAP TAK CAKAP: Wasit Bangkit Sanjaya kerap mendapat protes dari pemain dan tim pelatih Persik Kediri saat pertandingan melawan tuan rumah Barito Putera di Stadion Demang Lehman (19/8). - Image

DIANGGAP TAK CAKAP: Wasit Bangkit Sanjaya kerap mendapat protes dari pemain dan tim pelatih Persik Kediri saat pertandingan melawan tuan rumah Barito Putera di Stadion Demang Lehman (19/8).

JawaPos.com - Kinerja wasit Liga 1 lagi-lagi mendapat sorotan. Kali ini, wasit Bangkit Sanjaya yang memimpin laga Barito Putera melawan Persik Kediri Sabtu (19/8) malam di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, dianggap ti-dak memahami Laws of the Game.

Hal tersebut terlihat dalam beberapa momen pengambilan keputusan saat memimpin pertandingan. Salah sa-tunya pada menit ke-42. Pemain Barito Putera Hasim Kipuw sengaja memegang bola untuk menghentikan permainan. Dia berdalih melakukannya untuk fair play karena pelipisnya bocor. Padahal, yang berhak menghen-tikan pertandingan adalah wasit.

Parahnya, wasit tidak memberikan pelanggaran handsball atas apa yang dilakukan Kipuw. Padahal, dalam Pasal 12 Laws of the Game disebutkan pemain yang sengaja memegang bola harus dihukum dengan tendangan bebas langsung. Tidak ada kartu juga yang dikeluarkan untuk Hasim Kipuw. Wasit malah melakukan drop ball. Padahal, posisi Kipuw saat sengaja memegang bola sangat ideal bagi Persik untuk menciptakan peluang.

Kapten Persik Kediri Arthur Irawan sangat kecewa dengan kinerja wasit Bangkit Sanjaya. Dia mempertanyakan bagaimana Bangkit Sanjaya bisa lolos untuk menjadi pengadil pertandingan di Liga 1 jika Law of the Game saja tidak paham. ”Kapan majunya Liga 1 jika wasit saja tidak paham Laws of the Game,” tegasnya.

Keanehan lain adalah alasan mikrofon. Arthur menuturkan, ketika Supriadi mendapat sikutan, wasit cadangan melihat dengan jelas. ”Tapi, alasannya tidak bisa menyampaikan ke wasit utama karena mikrofonnya rusak. Tapi, setelah satu menit, tiba-tiba bisa lagi,” paparnya.

Mantan pemain Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya itu mengaku tidak ada masalah dengan kekalahan timnya oleh tuan rumah. Hanya, dia sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit di laga tersebut.

Sementara itu, Media Officer Persik Haryanto mengatakan, manajemen Macan Putih tidak tinggal diam dengan kepemimpinan wasit Bangkit Sanjaya. Menurut dia, manajemen sudah resmi melaporkan hal tersebut kepada PT LIB dan komite wasit. Disertai bukti-bukti. ”Setelah selesai pertandingan, kami langsung menyampaikan laporan,” ujarnya.

Pada pertandingan lainnya tadi malam, PSIS Semarang di kandang sendiri, Stadion Jatidiri, Semarang, di-kalahkan tamunya, Persib Bandung, dengan skor 1-2. Dua pemain PSIS mendapatkan kartu merah di laga ini. Yaitu, Luthfi Kamal pada menit ke-43 dan kiper Adi Satryo menit ke-77.

Dua gol kemenangan Persib dicetak Marc Klok lewat titik penalti pada menit ke-24 dan 93. Satu-satunya gol PSIS dicetak Gali Freitas menit ke-57. Wasit Aidil Azmi dalam laga ini menjadi sorotan karena beberapa keputusannya dianggap tidak tepat sehingga membuat tensi pertandingan memanas.

Terkait banyaknya kartu dalam laga tadi malam, pelatih PSIS Gilbert Agius menyatakan akan melihat detail jalannya pertandingan. ”Itu urusannya wasit, saya tidak tahu,” cetus Agius. (rid/c19/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore