Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2020 | 00.00 WIB

Syaifuddin Recovery Pascaoperasi sambil Promosi Jualan Frozen Food

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – M. Syaifuddin baru saja menjalani operasi ACL lutut kanan pada 18 April. Dia diperkirakan butuh waktu enam bulan untuk pulih. Sembari menunggu sembuh, pemain 27 tahun itu punya kesibukan baru bersama sang istri.

Tidak ada background wirausaha dalam keluarga bek Persebaya M. Syaifuddin. Sang istri, Zulfida Rahmani, merupakan lawyer yang memiliki kantor pusat di Jakarta.

Tapi, pandemi Covid-19 mengubah jalan hidup keduanya. Saat ini Zulfida lebih sering di rumah. Maklum, kantor lawyer-nya ditutup selama pandemi. Sementara itu, Syaifuddin harus fokus menyembuhkan cedera. Artinya, Zulfida maupun Syaifuddin menghabiskan lebih banyak waktu di rumah.

’’Saya mikirnya harus ada jalan lain untuk mendapatkan income,’’ kata Zulfida. Pemikiran yang sangat wajar. Sebab, pemain Persebaya hanya menerima gaji 25 persen. Dari situ, ide berjualan muncul. Kemudian, Zulfida memilih berjualan frozen food. Jenisnya fish ball. Rasa dan bentuknya bermacam-macam. Mulai fish stick, fish cake, hingga olahan salmon, lobster, dan mi ayam.

Lantas, mengapa Zulfida memilih frozen food? ’’Saya nggak berani jualan makanan jadi. Toh, sekarang orang-orang mikirnya lebih aman masak sendiri,’’ jelas wanita asli Jogjakarta tersebut. Selain itu, sebelum pandemi, Zulfida memang berlangganan frozen food tersebut. ’’Bahkan pernah saya bawa saat kumpul bareng istri-istri pemain. Semuanya suka,’’ kata ibu satu anak itu. Dari situ, Zulfida mulai yakin menjual produk tersebut.

Produk itu didapat dari salah satu produsen frozen food di Surabaya. Awalnya, produk tersebut dijual eceran. Penjualannya tidak terlalu banyak. Kemudian, Zulfida mulai mengubah konsep berjualan. Produk frozen food itu dijual dengan kemasan hampers alias parcel. ’’Karena dekat Lebaran, orang-orang pasti mau kirim hampers kan,’’ jelasnya.

Cara itu ternyata cukup ampuh. Penjualan terus meningkat. ’’Sekarang rata-rata bisa laku 30 hampers dalam satu hari,’’ kata Zulfida. Ada beberapa paket hampers yang ditawarkan. Setiap paket berisi 5–6 jenis frozen food. Dengan kemasan hampers modern, harganya terbilang murah. Yakni, Rp 130 ribu–178 ribu untuk satu paket hampers.

Belum lagi, Zulfida juga memperlakukan gratis ongkir untuk wilayah Surabaya. ’’Kami punya kurir sendiri,’’ ujarnya. Awalnya, Syaifuddin yang berencana mengantarkan pesanan hampers tersebut. ’’Karena ada beberapa customer minta saya sendiri yang nganter,’’ sahut Syaifuddin. Tapi, hal itu ditentang Zulfida. Sebab, sang suami masih kurang fit. ’’Nanti malah ada apa-apa. Ikuti anjuran pemerintah saja di rumah,’’ tegasnya.

Zulfida memang ogah jika Syaifuddin ikut repot dengan usaha barunya. ’’Pokoknya biar semua saya yang handle,’’ jelasnya. Lalu, apa tugas Syaifuddin? Dia kebagian jatah melakukan promo melalui akun Instagram-nya, @mokhamad_syaifuddin. ’’Kalau ada yang pesan, baru Mas Syaifuddin kasih tahu ke saya,’’ jelas Zulfida. Selain itu, promosi dilakukan di akun Instagram sang istri, @zulfida.

Karena itu, pesanan kadang datang dari luar kota. Misalnya, Sidoarjo dan Malang. Jika sudah seperti itu, pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi. Tapi, Zulfida tetap memberikan gratis ongkir kepada customer. Namun, ada catatan. ’’Kalau dalam partai besar. Jadi, kalau pesanan di kota tersebut sudah banyak, baru kami kirim semuanya sekalian,’’ ujarnya.

Beberapa kolega Syaifuddin di Persebaya memang sering memesan. Sebut saja dua asisten pelatih, Bejo Sugiantoro dan Uston Nawawi. Termasuk kiper Angga Saputro dan gelandang Rendi Irwan. Kebetulan mereka berempat sama-sama tinggal di Sidoarjo. Selain itu, pelatih Aji Santoso tak mau ketinggalan. Dia meminta frozen food itu dikirim langsung ke Malang.

Sejatinya, Zulfida juga sering menyuplai frozen food ke restoran atau hotel. ’’Tapi, sekarang banyak yang tutup karena pandemi. Jadi, fokus ke yang pesan saja,’’ ungkapnya. Bahkan, Zulfida ingin terus mengembangkan usahanya. Salah satunya mulai membuka peluang bagi reseller yang ingin mendaftar.

Syaifuddin mendukung penuh usaha baru yang dijalankan. Apalagi, dia menilai usaha itu tidak terlalu ribet. ’’Tidak terlalu menyita banyak waktu. Tinggal bekerja melalui handphone saja sudah bisa,’’ jelas jebolan tim internal Al Rayyan tersebut. Pemesanan hingga pengiriman bisa dikontrol melalui smartphone. Keduanya hanya perlu menata paket hampers sesuai dengan pesanan.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore