Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2023 | 19.14 WIB

Persebaya Istirahatkan Aji Santoso, Dua Asistennya Mustaqim dan Bejo Sugiantoro Ikut Pergi?

SATU PAKET: Mustaqim (kanan) mendampingi Aji Santoso saat memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya. - Image

SATU PAKET: Mustaqim (kanan) mendampingi Aji Santoso saat memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya.

JawaPos.com – Aji Santoso bukan satu-satunya pelatih yang out dari Persebaya Surabaya. Kabarnya, hengkangnya suami Rini Sofia itu akan diikuti dua asistennya, Mustaqim dan Bejo Sugiantoro.

Mustaqim dan Bejo memang masih tergabung dalam jajaran pelatih. Sejauh ini belum ada pengumuman soal nasib keduanya. Tapi, dari info yang digali Jawa Pos, nasib keduanya akan ditentukan dalam waktu dekat.

Mustaqim satu paket dengan Aji, sedangkan Bejo dikabarkan bakal ikut menyusul.  Artinya, tidak ada asisten pelatih yang tersisa. Uston Nawawi yang menjadi karteker bakal bekerja sendirian.

Apakah akan ada asisten pelatih baru yang direkrut? Info yang digali Jawa Pos menyebutkan, ada satu nama yang mencuat. Dia adalah mantan bek Green Force (julukan Persebaya) Mat Halil. Pria 44 tahun itu kini menjabat pelatih Persebaya U-16. 

Jawa Pos kemudian melakukan konfirmasi ke Halil. Bagaimana tanggapannya? ”Saya belum tahu, Mas. Belum ada komunikasi dari manajemen juga,” kata Halil.

Tapi, jika tawaran tersebut benar-benar datang, dia tidak kuasa untuk menolak. ”Karena selama ini saya mengambil lisensi (pelatih) dibiayai oleh Persebaya,” tambah pelatih berlisensi A AFC itu. 

Selain Halil, akan ada departemen analisis di jajaran kepelatihan. Info yang digali Jawa Pos, manajemen sudah deal dengan salah satu tim analisis. Adalah Manajer Persebaya Yahya Alkatiri yang merekrut langsung.

Seusai laga kontra Persikabo 1973 (4/8), Yahya langsung bertemu dengan tim analisis. Dia berkunjung langsung ke rumah tim analisis itu pukul 22.00 WIB. Yahya langsung melakukan negosiasi.

Kemudian, deal baru terjadi pada Sabtu (5/8) dini hari tepat pukul 01.00 WIB. Infonya, tim analisis akan diperkenalkan pada Rabu (9/8). Jawa Pos melakukan konfirmasi ke Yahya soal kabar tersebut.

”Saya nggak ngomong dulu. Belum bisa berkomentar. Dilihat saja beberapa hari ke depan,” ucap mantan manajer Persik Kediri itu. 

Di sisi lain, kondisi tim membuat legenda Green Force mengelus dada. Chairil ”Pace” Anwar menyebutkan, kondisi buruk ini disebabkan beberapa hal. Salah satunya adalah kehilangan beberapa pemain kunci.

Termasuk Rizky Ridho dan Koko Ari Araya. ”Semua tahu kualitas Ridho dan Koko. Perginya dua pemain itu seperti ada lubang yang harus ditutup Aji dengan sempurna,” tutur Pace kepada Jawa Pos. 

Masalahnya, Pace menganggap lubang tersebut tidak ditutup dengan sempurna. ”Harusnya, kalau Ridho dan Koko pergi, pemain pengganti punya kualitas yang sama dengan mereka. Yang saya sayangkan, kenapa kok pemain yang direkrut tidak seperti demikian?” beber pemain yang membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996–1997 dan 2004 itu. 

Posisi Ridho digantikan Kadek Raditya. Lalu, Nuri Fasya menggantikan Koko. Ada pula Dusan Stevanovic yang mengisi pos milik Leo Lelis. Selain ketiganya, perekrutan pemain musim ini dianggap kurang maksimal.

”Saya tidak menyalahkan coach Aji sepenuhnya. Kalau pelatih bagus, tapi tidak didukung komposisi pemain yang baik, ya pasti susah,” tegas Pace. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore