
Kisruh di pertandingan sepak bola antar-PPLP/PPLPD/SKO 2016.
JawaPos.com - Ricuh sepak bola nasional kembali terjadi. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak bola antar-PPLP/PPLPD/SKO 2016, di Ambon, Maluku, terjadi keributan yang melibatkan pemain, ofisial tim, wasit, dan suporter.
Diberitakan KBRN, insiden terjadi pada pertandingan babak perempat final yang mempertemukan tim PPLP Sumatera Utara (Sumut) berhadapan dengan PPLP Bogor di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang, Ambon, Senin (7/11).
Laga yang dipimpin oleh wasit Anton Sarimolle ini sejak awal memang sudah berlangsung alot. Sumut sudah membuka keunggulan 1-0 pada menit ke-15 melalui gol yang diciptakan Dendri Perdana Putra.
Usai gol, permainan pun semakin berjalan keras. Insiden bermula pada menit ke-75. Pergerakan pemain Bogor, Ramdani Tawainella, yang sempat berhasil melewati beberapa pemain Sumut, terpaksa dilanggar Adek Ramadhan.
Menurut pengakuan manejer tim Sumut, Pesta P Lumbangaol, Ramdani sebenarnya dilanggar di luar kotak penalti. Namun, wasit Anton Sarimolle langsung menunjuk titik putih. Keputusan tersebut spontan mendapat protes keras dari para pemain Sumut. Tapi, protes tersebut tidak mengubah keputusan wasit Anton Sarimolle.
Pada saat pemain Bogor bersiap mengeksekusi penalti, tiba-tiba tensi kembali memanas. Para pemain dan ofisial Sumut masuk ke dalam lapangan, yang kemudian diikuti sebagian pemain.
“Kami seharusnya mendapat dua tendangan penalti, karena handball pemain lawan di dalam kotak penalti. Wasit tidak memberikan hadiah penalti. Tapi keputusan blunder dari wasit terlihat, saat menunjuk titik putih bagi tim Bogor. Padahal pelanggaran terjadi di luar kotak. Ini tentu menyulut emosi pemain. Pemukulan tersebut wasit-lah yang memulai. Kalau bagus kepemimpinan wasit, kericuhan pasti tidak akan terjadi. Karena pertandingan sebelumnya juga aman saja,” urai Pesta seperti diberitakan KBRN.
Melihat protes tersebut, beberapa penonton pun terpancing masuk ke tengah lapangan mengejar seluruh pemain Sumut. Ada beberapa penonton yang diduga turut melakukan pemukulan terhadap pemain Sumut.
“Saya lihat pemain kami ada yang dipukul dan ditendang sama penonton. Kami sangat kecewa melihat sikap dari penonton. Ini juga menandakan ketidaksiapan dan kesepelean dari pihak keamanan pertandingan,” jelasnya.
Padahal, sebelum laga dimulai pihaknya meminta Pengawas Pertandingan (PP) untuk memperketat keamanan. Hal itu ditiadakan saja. Saat situasi ricuh, salah satu striker Sumut Wahyu Darma mendapat perawatan dari tim medis, kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, karena dari awal kita sudah memperingatkan kepada panitia untuk menerjunkan kepolisian. Pada semifinal nanti, kita meminta agar pertandingan dipindahkan,” ucap Pesta.
Setelah pertandingan terhenti, Pengawas Pertandingan JE Kailuhu memanggil kedua manajer tim guna meredakan ketegangan. Usai situasi normal, permainan kemudian dilanjutkan.
Eksekusi penalti tetap diberikan kepada pemain Bogor tapi gagal menembus jala gawang Sumut yang dijaga Rifki S Sabillah. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Sumut tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, pada saat pertandingan mendekati akhir, sejumlah personel Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease tiba di Stadion Mandala Remaja, menciduk dua penonton yang diduga turut terlibat memukul pemain Sumut. (ira/JPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
