
Pelatih Persinga Fahmi Amiruddin (tengah) bersama salah satu pemainnya Ariel Sharon (kanan).
JawaPos.com – Pelatih Persinga Ngawi, Fahmi Amiruddin, tak mau beretorika setelah timnya dikalahkan Persebaya Surabaya 8 gol tanpa balas, Sabtu (16/2). Menurut Fahmi, pemain Persinga hanya sekadar berharap fee dari keikutsertaan mereka di Piala Indonesia.
Persinga dijadikan 'samsak hidup' oleh Persebaya dalam single match babak 32 besar Piala Indonesia. Mereka digebuk dengan skor telak 8-0. Striker anyar Persebaya, Amido Balde memborong empat gol di pertandingan ini. Irfan Jaya mencetak dua gol. Manu Dzhalilov dan Rendi Irwan masing-masing satu gol.
Fahmi tak kecewa dengan kekalahan tersebut. Karena sejak awal, Persinga memang tak pasang target. Selain itu, status para pemain saat ini pun bisa dibilang masih menggantung.
“Kami tidak ada target untuk Piala Indonesia,” ucap Fahmi Sabtu (16/2) petang. Menurutnya, skuad Persinga sudah diliburkan sejak berakhirnya babak nasional Liga 3 2018. Selain itu, timnya juga tidak berlatih dalam lima hari terakhir.
“Saya anggap pemain saya datang ke sini untuk bermain baik, dan dilihat oleh pelatih lain. Jika ada yang bagus, mereka akan diambil. Itu saja,” ucap mantan pemain Deltras Sidoarjo tersebut.
Fahmi menambahkan, kontrak para pemain Persinga sebenarnya sudah kelar pada akhir 2018. Hingga saat ini mereka belum menerima kontrak baru. Tim pelatih lah yang memotivasi para pemain agar tetap berlatih dan turun di babak 32 besar Piala Indonesia.
“Kami hanya berharap dari fee di Piala Indonesia. Itu saja, karena pemain juga tidak menerima gaji,” sebutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
