Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Januari 2017 | 10.17 WIB

Ogah Disebut Ajax-nya Indonesia, PSM Ganti Apparel dan Desain Jersey

Pada sesi hari pertama, logo Nike masih terpampang di kostum latihan. - Image

Pada sesi hari pertama, logo Nike masih terpampang di kostum latihan.

JawaPos.com - PSM memastikan mengganti apparel untuk kompetisi Liga 1 musim 2017. Sebagai penyuplai jersey, PSM tidak lagi menggunakan produk Nike, seperti musim sebelumnya, saat sebagian menganggap PSM seperti Ajax-nya Indonesia.


Dengan demikian, desain dan warna dasar kostum PSM musim ini dipastikan akan lebih segar. Ini sudah tampak pada kostum baru yang digunakan saat latihan.


CEO PSM Munafri Arifuddin, rencana musim ini jersey akan kembalikan ke merah maroon untuk kostum kandang. “Supaya tidak ada lagi orang bilang PSM ibarat Ajaxnya Indonesia,” katanya.


Sementara, untuk kostum tandang disiapkan warna hitam dan biru muda. “Hitamnya tentu lebih elegan, dan birunya juga tidak terlalu terang,” kata Munafri.


Pada kostum latihan, Syamsul Haeruddin dkk mengenakan jersey berwarna merah cerah dengan garis biru dilengan, persis dengan salah satu jersey latihan  Barcelona FC. Kostum latihan kedua, masih dengan motif yang sama tapi warna dasar biru tua.


Hari pertama dan hari kedua, jersey latihan PSM Makassar masih pakai tanda centang di dada sebelah kanan. Namun, pada hari ketiga, Kamis (18/1) logo Nike sudah dibuka, tapi di celana dan kaos kaki logo brand tersebut masih tampak.


Tentu saja ini salah satu bukti jika PSM tidak lagi memakai brand Nike untuk musim depan. Lalu apparel apa yang akan digunakan skuat Juku Eja? Hal itu belum dibeberkan manajemen.


Namun, saat sesi latihan PSM Makassar ada brand lain yang melekat di tubuh pemain, yakni produsen pakaian olahraga dari Jerman, adidas. Tampak pada rompi yang digunakan saat game internal.


Hal ini diperkuat oleh pernyataan Munafri yang menginginkan jersey PSM musim ini menggunakan aparel internasional. Seperti musim 2016 yang baru saja selesai, PSM menggunakan jersey dari Nike (apparel asal Amerika Serikat). “Kita tidak mau dengan brand lokal,” ujar Munafri.


Selain itu, dia mastikan desain jersey PSM akan lebih elegan dengan brand internasional. Hal ini bertujuan agar meningkatkan pendapatan di sektor merchandise pada kompetisi resmi musim 2017. Dipastikan, Bosowa Semen masih menjadi sponsor utama PSM musim depan, Sehingga logo Bosowa Semen masih terpasang sendiri di jersey bagian depan. (pojoksulsel/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore