Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 19.58 WIB

Ratu Tisha Sebut Venue Piala Dunia U-17 Ditargetkan Siap Akhir September

BUTUH PEMBENAHAN: Jakarta International Stadium disiapkan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. - Image

BUTUH PEMBENAHAN: Jakarta International Stadium disiapkan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 pada 10 November hingga 2 Desember mendatang.

JawaPos.com – PSSI menyiapkan delapan stadion untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 Indonesia. Enam di antaranya adalah venue yang disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023.

Yaitu, Stadion Gelora Ja kabaring (Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Sta dion Si Jalak Harupat (Ban dung), Stadion Ma nahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).

Lalu, dua stadion lain yang disiapkan adalah Jakarta International Stadium (Jakarta) dan Stadion Pakansari (Bogor). Di antara dua stadion baru yang disiapkan itu, JIS menjadi venue yang mendapat sorotan FIFA.

Stadion yang berlokasi di Jakarta Utara itu perlu menjalani perbai kan rumput. FIFA sudah menyurati PSSI untuk memperbaiki rumput JIS.

’’Surat itu sudah kami terima pada 20 Juli. Sehingga Pak Ketua Umum PSSI (Erick Thohir) sudah menyampaikan hal itu ke Kemenpora supaya proses nya bisa dipercepat,’’ ujar Wakil Ketua Umum II PSSI Ratu Tisha Destria.

Mantan sekretaris jenderal PSSI itu menerangkan, semua infrastruktur yang disiapkan untuk Piala Dunia U-17 ditargetkan siap pada akhir September. Paling telat Oktober awal.

Sebab, pada Oktober atau sebulan sebelum Piala Dunia U-17 digelar, perwakilan tim-tim peserta kejuaraan itu akan datang ke Indonesia. Mereka akan meninjau fasilitas yang disiapkan tuan rumah.

’’Jadi, lebih baik sebelum Oktober sudah rapi semua. Sehingga, saat mereka datang, kita tidak sedang dalam proses renovasi,’’ tegas Tisha.

Jika seluruh venue ditargetkan ready pada September, apakah rumput JIS perlu dibongkar total? Tisha belum bisa menjelaskan detail teknisnya. FIFA akan datang bersama konsultan untuk menangani itu.

’’Yang pasti nanti lebih detailnya dari mereka. Tapi, mereka memprediksi dalam surat yang kami terima bahwa pengerjaannya membutuhkan waktu 8–10 pekan. Soal teknikal, kita yang bukan expert sama-sama jangan komentar. Itu ada keilmuannya sendiri,’’ terang Tisha.

’’Tinggal kita lihat seperti apa nanti hasil assessment FIFA tersebut setelah inspeksi. Bagaimana cara membongkar? Ataukah itu perlu dibongkar atau ditambah? Sebab, standardisasi FIFA yang paling penting itu adalah fast recovery,’’ pungkas alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. (fiq/c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore