
Milo sebut penangguhan aturan pemain U-23 tak berpengaruh kepada Persiba.
JawaPos.com - Persiba Balikpapan turut buka suara terkait penangguhan aturan pemain U-23. Menurut mereka penangguhan ini sedikit untungkan klub-klub besar.
Sebelumnya PSSI memang mewajibkan tiap klub gunakan tiga pemain U-23 di Liga 1 minimal 45 menit. Hal itu berjalan lancar sampai pekan ke-11 lalu.
Namun demikian, regulasi itu kembali berubah untuk sementara waktu. PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) membatalkan regulasi itu sampai SEA Games 2017 berakhir.
"Peraturan seperti ini sebenarnya bagus. Tim akan cocok untuk pemain yang bagus. Tapi, bagi kami sama saja," ujar Pelatih Persiba, Milomir Seslija dikutip Instagram resmi klub.
Milo melanjutkan kalau penangguhan ini mengubah sistemnya. Apalagi, kebanyakan materi pemain Persiba diisi darah muda.
"Jadi, kami tidak seperti yang lain. Di bench mereka (tim lain), ada pemain senior yang bagus. Jadi, apabila kami ubah, akan dari awal lagi. Peraturan seperti ini menguntungkan tim lain seperti Arema, karena mereka punya pemain senior yang bagus. Dan untuk Persib juga. Itu sangat menguntungkan bagi mereka," tandas dia. (ies/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
