
Shane Smeltz diharapkan bisa tampil produktif bersama Borneo FC sekembalinya dari Piala Konfederasi 2017.
JawaPos.com - Setelah tampil melempem di Piala Konfederasi 2017 bersama Selandia Baru, Shane Smeltz kembali ke Samarinda untuk membela Borneo FC. Dia diharapkan bisa tampil moncer di Liga 1 guna menangkat prestasi tim beralias Pesut Etam tersebut.
Smeltz absen pada tiga laga terakhir Borneo FC, saat melawan Persiba Balikpapan (3/6), Barito Putera (7/6), dan PSM Makassar (19/6). Selandia Baru yang menjuarai Piala Oseania 2016 mendapat jatah tampil di Piala Konfederasi 2017.
Memiliki segudang pengalaman, Smeltz dipanggil memperkuat negaranya. Bermodal gol ke gawang Italia di Piala Dunia 2010 dan berstatus striker Pesut Etam, tenaganya masih diperhitungkan. Padahal, usianya sudah 35 tahun.
Sayang, Smeltz kurang berkontribusi saat tampil di Piala Konfederasi 2017. Dari tiga laga, Smeltz hanya bermain dua kali, yakni bertemu Portugal dan Rusia. Total penampilannya hanya 35 menit yang keseluruhannya sebagai pengganti.
"Smeltz hari ini (kemarin) tiba di Samarinda dan langsung latihan. Hanya ringan karena tim baru berkumpul," ujar Sekretaris Borneo FC, Ridhotyawarman.
Terlepas dari kegagalan Smeltz di Piala Konfederasi 2017, Ridhotyawarman berharap, sang striker lebih tajam saat tampil bersama klub. Statusnya sebagai pemain timnas, layak untuk menjadi pembuktian kualitas.
"Kalau bersama negara melempem, semoga di Borneo FC bisa lebih greget. Kami masih menanti banyak gol dari Smeltz," ucap Ridho, sapaan Ridhotyawarman.
Bersama Borneo FC, Smeltz baru membukukan dua gol. Masih tertinggal lima gol dari capaian Lerby Eliandry sebagai top skor tim sementara. Namun, mengingat masih banyak sisa laga, bukan tidak mungkin perbendaharaan gol bertambah. (*/abi/is/k15/ira/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
