
KAPASITAS BESAR: Suasana di Jakarta International Stadium (JIS) saat grand launching tadi malam (24/7). (HARITSAH ALMUDATISR/JAWA POS) RANGKAIAN
JawaPos.com – Pemerintah melalui Menpora Dito Ariotedjo telah menunjuk lima stadion memenuhi standar FIFA. Stadion itu dapat menjadi venue Piala Dunia U-17 2023, walau penunjukan masih menunggu keputusan FIFA.
Indonesia telah ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Pelaksanaan turnamen itu sejatinya akan dilangsungkan pada 10 November-2 Desember 2023.
Penunjukan itu membuat Indonesia bertindak cepat, salah satunya dalam mempersiapkan venue yang bakal dijadikan tempat pertandingan ajang sepak bola prestisius kategori remaja tersebut.
Karena itu, menpora mengklaim lima stadion masuk kriteria. Stadion tersebut adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Gelora Bung Tomo (GBT), Manahan Solo, Gelora Sriwijaya Jakabaring, dan Kapten I Wayan Dipta.
Hanya Stadion si Jalak Harupat tak disebutkan, walau stadion yang terletak di Soreang, Bandung, ini sempat masuk sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2023. "Kan yang sudah memenuhi standar itu ada GBK, Bung Tomo, Manahan, terus yang di Sumatera Selatan, di Bali," ucap Dito.
Sementara itu, Jakarta Internasional Stadium (JIS) menjadi salah satu opsi. Pilihan itu karena banyaknya harapan Piala Dunia U-17 akan digelar di stadion yang terletak di Jakarta Utara tersebut. "JIS juga menjadi opsi, hanya ada catatan saja, tapi itu sudah memenuhi standar," ucap Dito.
Walau masuk standarisasi FIFA, Dito menjelaskan bahwa JIS dan sejumlah stadion di Indonesia akan diperbaiki agar lebih sempurna.
"Jadi terkait di JIS itu inikan lagi rame polemiknya jadi banyak pihak yang beda pendapat. Tapi, prinsip sebenarnya terkait stadion tidak hanya JIS ada 22 stadion Indonesia yang akan kita fokuskan. Kita lihat dari akses mana saja mana perlu diperbaiki, renovasi, dan disempurnakan," ucap Dito.
"Stadion inikan multifungsi, tidak hanya bola karena bisa juga atletik di situ. Jadi, kita ingin 22 stadion di seluruh Indonesia ke depannya dioptimalisasi secara teknis dan secara spesifikasi harus kita pastikan harus memenuhi segala standar dibutuhkan dalam penyelenggaraan event-event nasional baik standar dari federasi dari atletik internasional, dari federasi sepak bola internasional, dan federasi internasional lainnya," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
