
Alberto Goncalves dan Otavio Dutra, pemain asing milik Sriwijaya FC dan Bhayangkara FC.
JawaPos.com - Kuota pemain asing untuk kompetisi musim 2017 masih belum jelas. Apakah dua, tiga, atau empat pemain seperti di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Namun, klub mulai menyikapi kuota yang ideal untuk kompetisi resmi yang rencananya digulirkan mulai Maret 2017. Meski keputusan tetap baru dietahui selepas Kongres Tahunan PSSI pada Februari 2017 di Bandung, Jawa Barat.
"Idealnya tiga (belakang, tengah, depan) kalau orientasinya ke timnas. Jadi biar banyak kesempatan pemain-pemain kita untuk main, tapi yang terpenting bukan fokus di tingkat senior juga, tapi generasi berikutnya harus dipersiapkan dengan baik dan cermat," jelas pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro.
Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Ahmad Haris mengaku, pihaknya siap menyesuaikan regulasi jika federasi hanya membolehkan tim memakai tiga pemain asing. Sekalipun sebelumnya Sriwijaya FC memberikan sinyal mempertahankan empat pemain asing macam Mauricio Leal, Hilton Moreira, Yu Hyun Koo, dan Alberto Goncalves.
"Demi pembinaan dan kesempatan bermain pemain lokal, tiga asing cukup dan kami siap menyesuaikan regulasi dari federasi termasuk harus memangkas pemain asing," terang Haris.
Mantan pelatih Gresik United, Liestiadi menilai, kuota pemain asing idealnya dua. Dengan memangkas pemain asing beredar di liga domestik, akan memberikan dampak bagus bagi pemain lokal. Mereka mendapat kesempatan lebih banyak merumput. Imbasnya ke kekuatan Timnas Indonesia.
Menurut Direktur Olahraga Persiba Balikpapan Jamal Al Rasyid, kuota pemain asing tidak penting dipersoalkan. Tiga atau empat sama saja. Menurutnya, keberadaan pemain asing di kompetisi domestik pengaruhnya terhadap pemain lokal biasa-biasa saja.
"Justru yang dibutuhkan sekarang adalah wasit berkualitas. ISC 2016 kemarin wasit benar-benar amburadul di mata saya. Wasit inilah yang menurut saya merusak tatanan kelola pertandingan bola selama ini. Dari tahun ke tahun kualitas wasit sama saja bahkan di ISC kemarin benar-benar jatuh bebas kualitasnya," terang Jamal.
Waketum PSSI Joko Driyono menjelaskan, pihaknya belum menentukan berapa kuota ideal untuk pemain asing musim depan. Pihaknya masih menunggu masukan dari para klub. Untuk kemudian dibahas dan ditentukan dalam Kongres Tahunan PSSI 8 Januari 2017 nanti. "Formulanya ada tapi kami ingin mendengar dari klub dulu sebelum diputuskan di Kongres nanti," jelas Joko. (kmd/ion/ce2/ira/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
