
Thailand mempertegas status raja Asia Tenggara dengan koleksi 5 gelar juara Piala AFF.
JawaPos.com - Takdir memang tak bisa ditampik. Sekeras apapun perjuangan, kalau semesta sudah berkehendak, tak ada yang bisa menghalangi. Hal itu ditunjukkan pada final Piala AFF 2016.
Timnas Indonesia, dengan segala keterbatasan, mampu menampilkan semangat luar biasa sejak awal digulirkannya Piala AFF 2016. Mereka di luar dugaan mampu melaju hingga partai puncak usai menyingkirkan beberapa tim kuat semisal Filipina, Singapura, dan Vietnam.
Asa mengakhiri paceklik juara Piala AFF lantas melambung. Optimisme terpancar dari wajah setiap pemain, ofisial, hingga suporter Indonesia. Terlebih saat leg pertama mampu membungkam Thailand dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, (14/12).
Namun, nasib baik seolah tak lagi mau mendampingi Boaz Solossa dan kawan-kawan pada laga pamungkas di Stadion Rajamangala. Kekalahan 0-2 pada leg kedua membuat mimpi yang sudah di ujung mata akhirnya pergi menjauh. Indonesia kalah agregat 2-3 dan harus pulang membawa kekecewaan.
Bagaimana tidak, sudah lima kali Indonesia tampil di final dan semua berujung dengan kekalahan. Dimulai pada 2000, 2002, 2004, 2010, dan tahun ini. Kekalahan tahun ini membuat Indonesia kian mempertegas status sebagai spesialis runner-up Piala AFF.
Padahal, jika saja gelar juara bisa diraih, jumlah empat kali runner-up yang dikoleksi Indonesia akan disamai oleh Thailand. Namun, kenyataannya justru Thailand yang semakin mempertegas status sebagai raja sepak bola Asia Tenggara berkat koleksi 5 gelar juara Piala AFF (sebelumnya bernama Piala Tiger), yakni pada 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.
The War Elephants sekarang meninggalkan pesaing terdekatnya, Singapura yang masih mengumpulkan empat gelar juara (1998, 2004, 2007, 2012). Sementara, Malaysia dan Vietnam masing-masing baru satu titel juara.
Indonesia, selain mengoleksi lima kali runner-up, juga tercatat 2 kali menempati peringkat ketiga dan sekali di peringkat keempat. Untuk peringkat ketiga, Vietnam rajanya dengan total 6 kali berada di posisi itu (1996, 2002, 2007, 2010, 2014, 2016). Vietnam juga masing-masing meraih satu gelar juara dan satu runner-up.
(ira/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
