
Arthur Irawan mengaku masih butuh adaptasi
JawaPos.com - PSM Makassar memberikan debut kepada eks pemain Malaga B. Dia adalah Arthur Irawan yang dipasang sebagai bek kiri saat menghadapi Persela Lamongan, Minggu (12/2). Namun, performa Arthur kurang maksimal. Dia mengaku masih butuh adaptasi.
Menurut pemain berusia 23 tahun itu, adaptasi dengan gaya permainan PSM tidak mudah. Butuh waktu. Demikian pula dengan posisi bermainnya saat ini sebagai bek kiri yang menurutnya posisi baru.
"Bek kiri itu posisi baru buat saya. Saya masih harus adaptasi dengan posisi itu. Tetapi, tidak masalah. Saya bakal bermain di posisi mana pun sesuai perintah pelatih. Saya percaya Robert Rene Alberts pelatih sangat bagus," ungkap Arthur seperti dilansir Fajar (Jawa Pos Group).
Pada laga kontra Persela, Arthur dimainkan sebagai starter. Namun, di babak kedua dia ditarik keluar dan digantikan Fathlul Rahman yang notabene merupakan spesialisasi sebagai bek kiri.
Sebenarnya saat bermain bersama Waasland-Beveren (Liga Belgia), Arthur juga pernah bermain sebagai bek kiri. Akan tetapi, sesungguhnya posisi terbaiknya adalah bek kanan dan gelandang bertahan. Saat melawan Laskar Joko Tingkir - julukan Persela, Arthur beberapa kali salah dalam membaca arah bola.
Dia juga kurang memberi kontribusi untuk mengalirkan bola ke depan. Bahkan, peluang lawan lahir dari posisi yang seharusnya menjadi arena penjagaannnya. "Memang sudah direncanakan saya tidak main 90 menit. Adaptasi saya bersama tim belum cukup. Terpenting tidak cedera," ungkapnya.
Sementara itu, Robert Alberts, tetap mendukung keberadaan Arthur. Dia menilai Arthur belum memperlihatkan performa terbaiknya. "Arthur pemain potensial. Dia hanya belum siap berada di lapangan dalam waktu lama," ungkap Robert. (yat/abg/epr/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
