
Indonesia senior harus kalah 0-1 dari Syria U-23
JawaPos.com - Pada laga Timnas Indonesia vs Timnas Syria U-23, Tim Garuda memang harus takluk 0-1. Hasil ini sebenarnya bertolak belakang dengan pertarungan taktik di atas lapangan.
Memang Indonesia sebenarnya membuat banyak peluang istimewa. Serangan-serangan balik cepat lewat Andik Vermansah, Febri Hariyadi, hingga Boaz Solossa harusnya bisa dimanfaatkan lebih sempurna lagi.
Sayang, tak satu pun menjadi gol. Menarik ketika pelatih Syria U-23, Hussein Afash, angkat bicara soal Indonesia. Dia mengaku tersorot dengan Andik.
"Andik menjadi pemain yang berbahaya karena kecepatannya. Pelatih Indonesia sangat bagus dan kami mendapat pelajaran," ujarnya pada konferensi pers yang didatangi JawaPos.com.
Andik beberapa kali membuat akselerasi memukau di atas lapangan. Sayang, belum ada peluang yang benar-benar hidup dari kakinya.
"Syria memiliki potensi besar karena timnas senior nyaris ke Piala Dunia. Banyak bakat-bakat hebat di sana bahkan pemain yang tampil di luar Syria juga banyak. Kami punya harapan. Indonesia sendiri masih belum konsisten. Mereka harus bisa menyatukan visi pelatih dan pemainnya, karena secara kualitas sudah sangat bagus," pungkas dia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
